Tampilkan postingan dengan label Santunan yatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Santunan yatim. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Maret 2026

CSR Argon Peduli -Dharma Dexa ke Yatim - Jompo TBM Lentera Pustaka

Argon Peduli dan Dharma Dexa melakukan buka puasa bersama anak-anak yatim dan jompo-janda binaan TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor (13/3/2026).  Dipimpin oleh Pak Leo, Argon Peduli sekaligus memberikan donasi buku bacaan dan santunan ramadan kepada 14 anak yatim, 13 jompo, 4 janda, 3 ibu buta aksara dan 3 wali baca TBM Lentera Pustaka sebagai bentuk kepedulian sosial dan menjadi motivasi untuk menggerakkan aktivitas taman bacaan secara berkelanjutan. Turut hadir Ai dan relawan dari TBM Lentera Pustaka.  

 

“Dalam gema ramadan 2026 ini, kami dari Argon Peduli ingin berbagi dan meghadirkan senyum bagi anak-anak yatim dan kaum jompo di TBM Lentera Pustaka. Inilah waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian dan berbagi kepada sesama. Untuk menggapai berkah bersama” ujar Pak Leo dari Argon Peduli – AAM Bogor salam sambutannya.

 


Suasana penuh kehangatan saat anaka-anak yatim dan kaum jompo mengikuti ice breaking yang disajikan Argon Peduli. Sebagai cara sederhana untuk menghibur dan menghadirkan senyum untuk anak-anak yatim dan kaum jompo. Jelang buka puasa, disampaikan pula kultum hikmah ramadan sebagai pengingat akan pentingnya kepedulian sosial di bulan suci ramadan. Dan akhirnya, setelag bedug maghrib, Argon Peduli berbuka puasa bersama anak-anak yati, jompo dan janda binaan TBM Lentera Pustaka.

 

Sebagai perusahaan distribusi produk farmasi, alat kesehatan dan produk kesehatan global yang terpercaya dan berpengalaman, Argon Peduli – Dharma Dexa berkomitmen untuk peduli kepada kaum yang membutuhkan, seperti anak-anak yatim dan jompo, di samping mendukung aktivitas taman bacaan untuk menegakkan kebiasaan memnada anak-anak Indonesia.





Sabtu, 30 Maret 2024

Efektifkan Doa di Bulan Puasa, TBM Lentera Pustaka Gelar Santunan Yatim Jompo dan Janda

Bertajuk “Berbagi di TBM, Ngalap Berkah Ramadan”, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor menggelar santunan 12 YAtim BInaan (YABI), 12 JOMpo BInaan (JOMBI), dan 2 janda di Bogor (30/3/2024). Acara kepedulian sosial ini dilakukan sebagai momen mengoptimalkan amal ibadah dan berkah ramadan. Diawali pengajian bulanan yang dipimpin langsung oleh Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka kegiatan rutin ini sekaligus menyambut malam berkah nuzulul Qur’an dengan perbuatan baik secara nyata.

 

Berkolaborasi dengan sahabat sepergaulan, Pendiri TBM Lentera Pustaka memberikan santunan total senilai Rp. 15 juta sebagai cara menghadirkan yatim, jompo, dan janda dalam menjalani ibadah puasa dan ikut merayakan Idul Fitri. Sebagai taman bacaan, TBM Lentera Pustaka selama ini memang memiliki program khusus untuk menyantuni dan membeasiswai anak-anak yatim dan santunan kepada kaum jompo yang secara rutin melalui pengajian bulanan.

 

“Alhamdulillah, saya bersama sahabat-sahabat hari ini menyerahkan santunan dan zakat mal untuk anak-anak yatim, kaum jompo, dan janda yang ada dalam binaan TBM Lentera Pustaka. Semoga kegiatan ini mendapat ridho Allah SWT sekaligus berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan. Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman baik saya, semoga sehat dan berkah selalu” ujar Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka di sela acara.

 


Selain menjadi bukti kepedulian sosial, santunan yatim jompo dan janda di TBM Lentera Pustaka ini mengingatkan pentingnya sedekah dan berbagi rezeki selama bulan puasa kepada kaum yang membutuhhkan. Karena di dalamnya ada keberkahan yang dapat memanggil rezeki dari Allah tanpa diduga-duga. Karena kegiatan menyantuni anak yatim jompo dan janda adalah salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain mendapatkan pahala yang besar, santunan yatim pun mendapat syafaat di hari akhirat dan berkah yang luar biasa.

 

Kegiatan pengajian bulanan dan santunan yatim, jompo, dan janda di TBM Lentera Pustaka pun diikuti dengan kegiatn rutin selama puasa yatitu “Ngabubu Read Ramadan Ceria” yang dihadiri 140 anak-anak pembaca aktif dan kaum ibu TBM Lentera Pustaka yang menjalankan aktivitas membaca buku, tadarusan, dan khataman ke-3 tiap Sabtu. Demi tegaknya tradisi membaca buku dan budaya literasi Masyarakat. Salam literasi #NgabubuRead #SantunanYatim #SantunanJompo #TBMLenteraPustaka

 



Sabtu, 25 Juni 2022

Bagaimana Taman Bacaan Menjemput Berkah?

Ubah masalah menjadi berkah, begitu kata bijak di internet.

Tapi bagaimana caranya? Tentu, caranya bisa berbeda-beda. Tergantung orangnya, tergantung kondisinya. Asal punya spirit dan keyakinan. Bahwa berkah dalam hidup adalah sesuatu yang bisa diraih dengan niat dan ikhtiar. Tidak da masalah yang tidak bisa dicarikan jalan keluaranya. Hanya memang, tidak banyak orang yang memahaminya. Tentang cara mengubah masalah jadi berkah.

 

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak justru punya cara tersendiri. Di taman bacaan ini, ada program literasi yang disebut YABI (YAtim BInaan) dan JOMBI (JOMpo BInaan). Sebuah program menyantuni anak-anak yatim dan jaum jompo setiap bulan melalui pengajain bulanan. Saat ini ada 11 anak yatim dan 10 jompo yang dibina dan diperhatikan sebagai wujud aksi sosial yang nyata TBM Lentera Pustaka. Bahkan saat ini, ada 4 anak yatim yang dibeasiswai untuk tetap melanjutkan sekolah. Diantaranya 1) mahasiswa kuliah semester 6, 2) mahasiswa semester 1, 3) SMP kelas 9, dan 4) SMP kelas 7, termasuk di dalamnya ada 2 anak yatim difabel.

 

Siapa pun sepakat, tidak ada satu anak pun yang ingin dilahirkan dalam keadaan yatim. Tidak pula ada orang tua yang akhirnya menjadi jompo dalam kondisi tidak berdaya.  Maka sebagai ikhtiar untuk menghadirkan senyum di kalangan anak-anak yatim dan kaum jompo itulah, TBM Lentera Pustaka memiliki program literasi YABI dan JOMBI. Sekaligus menjadikan akativitas taman bacaan dan orang-orang yang membantunya meraih berkah. Karena berkah adalah menambah yang sedikit dan melipatgandakan yang banyak. Berkah itu pula yang nyata terjadi dalam perjalanan TBM Lentera Pustaka selama 5 tahun terakhir. Hampir tidak ada kendala berarti yang dihadapi taman bacaan. Sementara bila ada masalah, insya Allah dengan mudah dihadapi dan terlewati tanpa menganggu aktivitas taman bacaan.

 

Bukti berkah TBM Lentera Pustaka misalnya setiap tahun selalu ada korporasi yang ber-CSR menjadi sponsor aktivitas dan biaya operasional taman bacaan. Donasi buku yang melimpah, banyak dikunjungi tamu atau bakti sosial. Ada pula prestasi yang diraih TBM Lentera Pustaka, seperti tahun 2021 menggaet 5 prestasi spektakuler. Mulai dari 1) Jagoan 2021 RTV, 2) Sosok Inspiratif Spiritual Journey 2021 dari PLN, 3) 31 Wonderful People dari Guardian Indonesia, 4) Terpilih 1 dari 30 TBM se-Indonesia penerima program Kampung Literasi dari Kemdikbud RI, dan 5) Ramadhan Heroes Tonight Show NET TV.

 


Kenapa anak yatim dan kaum jompo? Karena anak yatim dan kaum jompo adalah sosok yang harus dikasihi dan diperhatikan. Selain membantu, anak yatim dan kaum jompo pun bisa jadi ladang amal semua orang. Asal didasari niat dan ikhtiar yang baik. Punya komitmen dan dilakukan secara konsisten. Bukankah anak yatim punya keutamaan? "Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah, memperbaiki keadaan mereka adalah baik" (QS. Al-Baqarah [2]: 220). Karena itu, anak yatim dan kaum jompo tidak cukup hanya dikasihani. Tapi harus dibantu, semampu dan sebisa kita.

 

Duduk mengaji dan berdoa bersama anak-anak yatim dan kaum jompo adalah berkah. Momen untuk memperbaiki diri sekaligus memberikan nasihat baik. Sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka, di saming menghadirkan senyum di wajahnya. Spiirt itulah yang dijalankan TBM Lentera Pustaka selama ini, di samping menjadi tempat membaca 130-an anak pembaca aktif usia sekolah.

 

Buktikanlah, setiap masalah bisa diubah jadi berkah. Caranya sederhana, perhatikan dan bantulah anak-anak yatim dan kaum jompo agar mereka tersenyum. Karena sejatinya “kekayaan bukanlah seberapa banyak kita mengumpulkan. Tapi seberapa banyak kita bisa memberikan”.

 

Umar bin Khattab pernah berpesan, “Aku tidak peduli atas keadaan susah atau senangku, karena aku tidak tahu manakah di antara keguanya itu yang lebih baik bagiku”. Salam literasi #TamanBacaan #PegiatLiterasi #TBMLenteraPustaka

Senin, 20 September 2021

Kampung Literasi di Kaki Gunung Salak Peduli Anak-Anak Yatim

Jangan lupa anak yatim, apalagi yatim piatu. Anak-anak yang telah ditinggal pergi sosok ayahnya. Bukan hanya kehilangan figur sentral. Tapi anak-anak yatim pun sulit bertahan hidup akibat ketidak-adaan ekonomi. Untuk makan sehari-hari, untuk membeli buku, atau untuk jajan di sekolah. Dari mana uang anak-anak yatim?

 

Anak-anak yatim ada di dekat kita. Bahkan anak-anak yatim pun terus bertambah akibat pandemi Covid-19. Saat sang ayah meninggal dunia terpapar virus yang mematikan. Anak-anak yang tidak pernah berpikir “ditinggal” sang ayah. Kini, termenung sendiri di pojok rumah. Menenteskan air mata di atas meja makan. Atau memeluk sang ibu, meratapi hidup di hari-hari esok. Maka jangan lupa anak yatim.

“Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakalah: “Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik, dan jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu; dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan….” (Q.S.2:220).

 

Selain menjalankan aktivitas taman bacaan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor pun menjalankan program Yatim BInaan (YABI) dan JOMpo BInaan (JOMBI) secara rutin. Saat ini ada 14 anak yatim binaan yang sekaligus pembaca aktif di taman bacaan. Sedangkan kaum lansia atau jompo ada 8 yang dibina. Sebagai garda terdepan gerakan literasi, taman bacaan pun dapat mengambil peran dalam membina dan mendidik anak-anak yatim di lingkungan sekitarnya.

 


Ancaman putus sekolah yang dihadapi anak-anak yatim, sejatinya membutuhkan kepedulian dan uluran tangan dari kalangan mampu. Hanya untuk memastikan anak-anak yatim tetap sekolah. Anak-anak yatim tidak putus sekolah sehingga terjebak ke dalam jurang pernikahan dini. Berkolaborasi dengan sahabat-sahabat Pendiri TBM Lentera Pustaka, setiap bulan menyisihkan sebagian dari rezeki yang dimilikinya dan dititipkan untuk diberikan kepada anak-anak yatim dan jompo binaan. Karena itu, minimal setiap bulan sekali, TBM Lentera Pustaka selalu menggelar pengajian dan santunan anak-anak yatim. Bahkan kini, ada 4 anak yatim yang mendapat beasiswa sekolah. Dari mulai anak yatim usia SD, SMA, dan kuliah. seperti Badar (kelas 6), Sindi (kelas 2 SMP), Mega (kelas 3 SMK), dan Susi (mahasiswa semester 5).

 

Sebagai taman bacaan, TBM Lentera Pustaka berkomitmen besar untuk terus membina anak-anak yatim. Untuk meringankan beban ekonomi, di samping bentuk perhatian atas ke-papa-an yang dialaminya. Taman bacaan yang peduli kepada anak-anak yatim dan kaum jompo. Itulah yang disebut “The power of taman bacaan”. Komitmen terhadap anak-anak yatim dan kaum jompo inilah yang kian ditegaskan TBM Lentera Pustaka melalui program “Kampung Literasi Sukaluyu tahun 2021”. Sebuah gerakan literasi yang memberdayakan, di samping berbasis inklusi sosial.

 

Sungguh siapa pun, ada banyak cara bersyukur atas apa yang telah diperoleh. Di antaranya adalah berbagi kepedulian kepada anak-anak yatim dan kaum jompo. Karena ada pesan, tiap kebaikan yang dilakukan, maka akan kembali kepada yang melakukannya. Balasannya bisa dalam bentuk kesehatan, kemudahan, bahkan harta. Insya Allah.

 

Tentu, setiap orang punya cara sendiri-sendiri. Tidak terkecuali TBM Lentera Pustaka melalui program “YAtim BInaan” sebagaa wujud rasa syukur, di samping tetap konsisten dalam menjalankan program taman bacaan.

 

Jangan lupa anak yatim. Karena di balik kenikmatan dan anugerah yang kita peroleh, di dalamnya ada hak orang lain yang membutuhkan bantuan dan kepedulian kita. Bersama membantu sesama dalam bingkai gerakan literasi. Salam literasi. #TamanBacan #YatimBinaan #TBMLenteraPustaka #KampungLiterasiSukaluyu