Pengajian bersama anak yatim dan lanjut usia menjadi momentum sederhana untuk mempertemukan kepedulian, kebersamaan, dan kasih sayang dalam satu kegiatan. Di tengah kesibukan kehidupan, berkumpul bersama mereka mengingatkan bahwa kebahagiaan tidak selalu hadir dari sesuatu yang besar. Duduk bersama, mendengarkan nasihat, membaca doa, dan berbagi cerita dapat menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan kehadiran dan dukungan.
Ngaji bersama yatim dan kaum
lanjut usia (jompo) itulah yang dilakukan Kopi Pensiunan (Saung Purna)
sekaligus memberikan santunan secara bulanan di Kp. Cipancar Desa Sirnajaya Kec.
Sukamakmur Puncak2 Bogor Timur. Ada 11 anak yatim, 9 jompo dan 2 disabilitas (tunanetra
& tunawicara). Dimotori Syarifudin Yunus, seorang pegiat literasi bersama anak
dan cucunya. Santunan diberikan oleh Aleena (cucu Pemilik kopi pensiuan) untuk melatih cucu lebih peduli sosial. Kegiatan pengajian kemudian dilanjutkan dengan santunan sebagai
wujud kepedulian sosial. Bantuan yang diberikan mungkin tidak menyelesaikan
seluruh kebutuhan mereka, tetapi setidaknya dapat meringankan beban dan
menghadirkan rasa bahwa mereka tidak berjalan sendirian. Bagi anak yatim,
santunan menjadi bentuk perhatian dan dukungan untuk terus tumbuh serta
belajar. Sementara bagi para lanjut usia, perhatian dan kebersamaan menjadi
pengingat bahwa mereka tetap dihargai, dihormati, dan menjadi bagian penting dari
lingkungan sosial. Sesuai dengan nama “Kopi Pensiunan” untuk lebih peduli pada
pensiunan atau kaum lansia.
Lebih dari sekadar memberikan
bantuan materi, kegiatan seperti ini membangun empati dan solidaritas sosial.
Orang-orang yang hadir belajar melihat kehidupan dari sudut pandang orang lain,
memahami bahwa ada saudara yang mungkin memiliki keterbatasan, kesepian, atau
membutuhkan dukungan. Pengajian juga memberikan ruang untuk memperkuat
nilai-nilai keagamaan seperti berbagi, menyayangi sesama, menghormati orang
tua, serta menumbuhkan keikhlasan dalam membantu tanpa mengharapkan balasan.
Pada akhirnya, pengajian dan
santunan bersama anak yatim serta lanjut usia bukan hanya memberikan manfaat
kepada penerima, tetapi juga kepada mereka yang berbagi. Ada ketenangan batin
ketika mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain. Kepedulian sosial
tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar; cukup dengan hadir, berbagi, dan
peduli. Sebab, ketika kebahagiaan dibagikan bersama, nilai kebaikannya akan
tumbuh jauh lebih besar dan menjadi energi positif bagi kehidupan
bermasyarakat. Insya Allah, kegiatan pengajian yatim dann jompo di Kopi Pensiunan
akan berlangsung setiap bulan, tepatnya di hari Sabtu setiap pekan terakhir. Untuk
silaturahim dan bercengkrama dengan anak-anak yatim dan kaum jompo.
.jpg)




.jpg)
(1).jpg)















