Selain bulan suci, bulan puasa atau Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu umat muslim di dunia. Karena di bulan suci ini, semua aktivitas yang dilakukan bernilai ibadah. Puasa untuk menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, termasuk lapar dan haus. Tadarusan, bersedekah, hingga zikir pun dilipatgandakan pahalanya. Maka, optimalkan aktivitas ibadah di bulan suci, bulan Ramadhan.
Ada banyak cara untuk optimalkan ibadah di bulan puasa. Salah satu
yang khas adalah ngabuburit. Sebuah kegiatan menghabiskan waktu sambil menunggu
waktu berbuka puasa tiba. Aktivitas menantikan azan maghrib.Tentu, ngabuburit
harus diisi diisi dengan kegiatan yang positif dan baik. Sehingga ngabuburit
jadi penyempurna ibadah puasa yang lebih berkualitas, seperti tadarus,
pengajian, atau berzikir.
Agar bulan puasa lebih berfaedah dan meninggalkan bekas yang baik
dalam pikiran dan tindakan sesudahnya, ada baiknya kegiatan ngabuburit
dioptimalkan. Taman Bacaan Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor pun
membagikan tips untuk optimalkan waktu ngabuburit saat menunggu waktu berbuka
puasa dengan melakukan 4 aktivitas berikut:
1.
Tadarusan atau
Khataman Al Quran. Agar bulan puasa bisa jadi momen untuk mendekatkan diri umat
muslim kepada kitab sucinya. Selain menambah pahala, membaca Al Quran pun untuk
meningkatkan kualitas ibadah dan amalan baik. Sehingga rahmat Allah SWT selalu
terlimpah setelah bulan puasa.
2.
Sedekah. Selain
untuk berlimpah pahala, sedekah pun menjadi ajaran yang patut dibiasakan di
bulan puasa karena untuk menggembirakan orang-orang lain yang berpuasa dan bisa
meringankan beban atau kesedihan orang lain. Karena sedekah dapat meningkatkan
hartanya di masa kehidupan, di samping meringankan kepedihan saat mautnya.
3.
Muhasabah diri.
Untuk membuka hati dan menyadari segala dosa dan kesalahan yang diperbuat
sebelumnya. Momen untuk introspeksi diri, berani mengoreksi segala sikap,
perbuatan, kesalahan, dan kelemahan diri selama ini. Menyesal atas dosa untuk
tidak mengulanginya. Karena penyesalan adalah taubat.
4.
Menambah Ilmu.
Bulan puasa pun sangat baik dijadikan momen untuk menambah ilmu. Membaca buku,
mengikuti kajian keagamaan atau tausiyah agama yang berdampak positif bagi
pikiran, hati, dan perbuatan.
Atas spirit menambah faedah bulan puasa itulah, TBM Lentera
Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor menggelar program “Ngabubu-Read Ramadhan
Ceria”, dengan melakukan aktivitas 1) tadarusan pada Rabu dan Jumat, 2)
Khataman Al Quran setiap Sabtu, dan 3) Tausiyah Literasi dan doa jelang buka
puasa setiap Sabtu. Melalui “Ngabubu-Read” di bulan puasa ini, TBM Lentera
Pustaka mengajarkan 120-an anak pembaca aktif untuk makin “mengokohkan akhlak
dengan iman, menaklukkan dunia dengan Al Quran”.
Sejatinya, bulan puasa adalah momen penggemblengan lahir batin
untuk menjadi manusia yang lebih baik sesudah sebulan penuh berpuasa. Apakah
kita menjadi lebih baik dalam keimanan dan ketakwaan setelah puasa? Itulah
faedah yang harus dicapai di bulan puasa.
Maka, jangan meninggalkan apa pun selain jejak. Jangan membunuh
apa pun kecuali waktu. Untuk selalu berpikir dan bertindak yang baik, sekalipun
di taman bacaan. Salam literasi.





_cropped_processed_by_imagy.jpg)









.jpg)
%20rev.jpg)
.jpg)





_cropped_processed_by_imagy.jpg)


.jpeg)
