Tampilkan postingan dengan label Ngopi sambil Baca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngopi sambil Baca. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Juni 2024

Patut Ditiru, Emak-emak Taman Bacaan di Bogor Ngopi Sambil Baca Buku

Ini kisah emak-emak yang beda banget. Karena emak-emak ini ngopi sambil baca buku. Sekitar 35 emak-emak TBM Lentera Pustaka ngopi bareng sambil baca di Kopi Lentera, kafenya literasi.

Di zaman yang serba digital begini, di mana bisa melihat emak-emak atau kaum ibu yang membaca buku? Jawabnya, ada di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor. Emak-emak TBM sebutannya, kaum ibu yang rajin mengantar anaknya ke taman bacaan untuk membaca. Awalnya hanya mengantar. Tapi secara perlahan, emak-emak TBM akhirnya akrab dengan buku-buku bacaan. Mulai tertular virus membaca buku. Hampir sama rajin dengan anaknya. 

 

Nah menariknya, emak-emak TBM ngopi bareng sambil baca buku di Kopi Lentera (16/6/2024). Sementara anak-anaknya sedang aktivitas di Kebun Baca bersama relawan, emak-emak TBM nongkrong kedai kopi sambil baca buku. Sebuah pemandangan yang langka, emak-emak ngopi sambil baca buku. 



 

Kerennya lagi, emak-emak TBM nggak seperti emak-emak kebanyakan. Bukan emak-emak yang belok kiri tanpa lampu sen. Atau emak-emak yang galak di jalanan. Tapi jadi emak-emak yang literat. Karena ngopi sambil baca buku. Keren banget emak-emak TBM.

 

Ngopi sambil baca pun jadi cara taman bacaan menjalin komunikasi dan menghargai para ibu (emak-emak) yang rajin mengantar anaknya untuk membaca buku di TBM Lentera Pustaka. Karenanya Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka pun hadir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada emak-emak TBM. Atas komitmen dan konsistensinya dalam menegakkan kegemaran membaca anak-anak.

 

Emak-emak TBM sadar betul. Memang tidak ada cara untuk menjadi ibu yang sempurna. Tapi selalu ada sejuta cara untuk menjadi ibu yang baik dan lebih literat. Karena ibu adalah tonggak masa depan untuk anak-anaknya. Sehat selalu emak-emak TBM Lentera Pustaka, teruslah mengantar anak dan membaca di taman bacaan. Salam literasi #EmakTBM #BacaBUkanMaen #TBMLenteraPustaka

 


Minggu, 02 Juni 2024

Ngopi Asyik Sambil Baca Buku di Kopi Lentera, Bayar Pakai QRIS dari Bank Sinarmas

Kemarin saat beberapa anak muda ngopi sambil baca buku di Kopi Lentera, kafenya literasi di kaki Gunung Salak Bogor kebingungan. Saking asyiknya baca buku dan ngobrol, lupa kalau dia tidak bawa uang cash. Maklum lupa, ternyata di dompetnya tidak ada sama sekali uang tunai. Begitu mau bayar di kasir Kopi Lentera, dia bertanya, “Teh, bisa pakai QRIS nggak?”

 

Alhamdulillah, ternyata ngopi sambil membaca buku di Kopi Lentera bisa bayar pakai QRIS. QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat bayar dengan menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Kebetulan efektif 2 Juni 2024, Kopi Lentera kode QRIS sudah tersedia dari Bank Sinarmas. Penyerahan QRIS dilakukan saat CSR event Bank Sinarmas di TBM Lentera Pustaka Bogor.

 

Sudah jadi tren saat, apapun transaksinya dibayar pakai QRIS. Karena QRIS memang dirancang untuk efisiensi dalam transaksi. Lebih mudah dan cepat bagi konsumen maupun pedagang. Sehingga konsumen tidak lagi “pusing” dengan urusan uang tunai, di samping lebih lebih mudah karena tinggal scan barcode dan bayar.

 


Menariknya, alat bayar QRIS di Kopi Lentera, sama sekali konsumen tidak dikenakan biaya. Tidak perlu top up pula karena akan langsung memotong sejumlah nilai transaksi dari sumber dana yang dipilih. Dengan adanya logo QRIS, konsumen atau pelanggan Kopi Lentera dapat membayar jajanan dan ngopi dari aplikasi pembayaran manapun. Bisa melalui e-wallet seperti Dana, OVO, GoPay, ShopeePay, LinkAja atau M-Banking.

 

Layanan QRIS di Kopi Lentera, pastinya tidak lagi membuat pelanggan pusing. Cukup datang, memesan kopi atau cemilan dan sambil membaca buku, Lebih asyik lagi bila ngobrol sambil ngomongin buku, bukan ngomongin orang. Karena di Kopi Lentera setiap mejanya tersedia buku-buku bacaan sebagai “teman” minum kopi. Jadi ngopi sendiri atau bersama teman tetap asyik. Agar suasana ngopi pun lebih literat karean buku-buku terlibat dan dekat dengan kita. Selamat ngopi di Kopi Lentera. Salam literasi #KopiLentera #KafeLiterasi #TBMLenteraPustaka




Selasa, 17 Januari 2023

Namanya Kopi Lentera, Kafenya Pegiat Literasi di Kaki Gunung Salak

Setelah 5 tahun beroperasi, tahun ini TBM Lentera Pustaka memang sudah saatnya. Harus "berani" menggagas usaha sederhana berkonsep "kafe literasi". Tempat nongkrong dan ngopi sambil membaca buku. Atau minimal sambil memegang buku walau yang diobrolin yang lainnya. Mulai menjalankan ikhtiar pemberdayaan ekonomi bernama "KOPI LENTERA" yang tempatnya ada di Rooftop Baca TBM Lentera Pustaka plus kebun bacanya.

 

Niatnya, tentu bukan untuk kaya atau meraup untung. Bukan bisnis tapi tetap sosial. Agar TBM bisa kasih "ongkos semampunya" untuk relawan + wali baca yang telah mendedikasikan diri, waktu, tenaga, dan pikirannya untuk taman bacaan. Sekalipun mereka sukarela, taman bacaan pun punya tanggung jawab moral untuk memikirkan dan mencari solusi. Agar relawan dan wali baca tetap ikhlas berkiprah di taman bacaan. Makanya nanti, bila dibuka, KOPI LENTERA akan menerapkan skema "35:35:30". Bila minuman dan makanannya ada yang beli (setelah dikurangi modal), maka untungnya 35% untuk relawan + wali baca, 35% untuk yang masak, dan 30% untuk TBM. Win-win solution saja. Porsi TBM paling kecil nggak masalah. Asal aktivitas taman bacaan tetap bisa berjalan sekaligus untuk pemeliharaan fasilitas taman bacaan kan.

 


Sebenarnya tempat ngopi di sekitar TBM Lentera Pustaka sih sudah banyak. Yang mewah ada, yang fasilitasnya wah juga ada. Maka KOPI LENTERA pun nggak mau nyaingi mereka. Toh semua orang dan usaha pasti punya rezekinya masing-masing. Tapi yang membedakan KOPI LENTERA adalah "tempat ngopi di sekitarnya justru mantatin gunung, di kopi lentera justru menghadap gunung". Sebagai tanda karunia dan anugerah Allah SWT itu sangat besar, sangat indah untuk dipandang bahkan direnungkan. Gunung yang begitu besar dan tinggi saja "dipantatin", apalagi orang. Akhirnya jadi lupa bersyukur, lupa segalanya.

 

KOPI LENTERA, insya Allah hanya pengen jadi tempat ngopi sederhana namun tetap kental dengan nuansa literasi. Gitu aja, semoga Allah SWT melancarkan niat dan ikhtiar baik ini. Insya Allah.

 

NGOPI sekarang, katanya tergantung suasana dan tempatnya. Di KOPI LENTERA besok, ngopi digeser jadi "ladang amal". Secangkir kopi yang diseruput, berarti orang itu sudah membantu tukang masak, relawan + wali baca, dan taman bacaan. Salam literasi #KopiLentera #TamanBacaan #TBMLenteraPustaka