Tampilkan postingan dengan label tempat ngopi sambil baca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tempat ngopi sambil baca. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Mei 2024

Tempat Ngopi yang Literat di Kaki Gunung Salak

Urusan relawan di taman bacaan memang pelik. Entah, gampang-gampang susah atau susah-susah gampang. Tanpa dukungan relawan, taman bacaan sulit untuk tumbuh dan berkembang. Sejujurnya, jatuh bangun taman bacaan justru ada di tangan relawan. Karena relawan yang berkiprah menjalankan program dan aktivitas. Tanpa pamrih, tanpa bayaran sekalipun rentan untuk pergi.

 

Sebagai Pendiri TBM Lentera Pustaka, saya sadar betul "relawan TBM" itu dilematis. TBM perlu relawan untuk menjalankan program dan aktivitasnya. Tapi relawan pun perlu ongkos dan makan saat dari dan ke taman bacaan. Relawan pasti mau mengabdi di taman bacaan. Tapi bila tidak ada ongkos gimana? Maka saya selalu berpikir dari kama, gimana cara me-retain relawan di TBM?

 

Bersyukur TBM Lentera Pustaka punya rooftop baca yang dibangun oleh CSR Bank Sinarmas dan kini pun sudah beratap kanopi, sehingga hujan dan panas tidak masalah lagi. Tempat membaca di lantai 2 ber-view Gunung Salak. Tempat membaca sambil santai dan nuansanya literat. Selain jadi tempat baca, gimana caranya rooftop baca bisa lebih produktif dan bermanfaat untuk relawan TBM. Jujur saja, saya takut kehilangan relawan-relawan hebat di TBM Lentera Pustaka. Apalagi saya hanya ada setiap Sabtu-Minggu di TBM Lentera Pustaka.

 

Dan akhirnya, para relawan pun mengajukan usul. Untuk menjadikan rooftop baca sebagai kafe literasi. Tempat ngopi sambil membaca buku, bukan tempat baca sambil ngopi. Yah, bolehlah disebut “ngopi yang literat”. Maka sejak 3 minggu lalu, dibukalah "Kopi Lentera" sebagai tempat ngopi dan nongkrong sambil baca buku. Karena setiap mejanya selalu ada buku bacaan. Bisa foto sambil baca atau sambil pegang buku, diiringi lantunan musik yang asyik.

Jadilah "Kopi Lentera" dikelola oleh relawan TBM Lentera Pustaka. Sebagai usaha kecil-kecilan tapi halal. Sebagai cara untuk "mencarikan" ongkos relawan dari-ke TBM. Syukur-syukur bisa dapat "uang jajan" walau sedikit. Niatnya sederhana, Kopi Lentera pun bisa jadi sarana relawan untuk melatif sikap profesional dalam melayani kaum penikmat kopi plus ada pemasukan untuk para relawan juga.

 


Memang "Kopi Lentera" belum sempurna. Tapi dari konsumen yang datang selama ini, mereka cukup happy dari segi harga, rasa, dan suasana. Alhamdulillah, akhirnya Kopi Lentera bisa hadir mewarnai eksistensi “kafenya literasi”. Setidaknya, relawan atas dukungan pendiri TBM Lentera Pustaka sudah "berani" bisnis kecil-kecilan. Sebagai bukti, tidak perlu menunggu sempurna untuk berbuat apapun yan baik dan bermanfaat. Cukup jalani dan kerjakan asal niatnya baik. Insya Allah, bisa jadi ladang amal dan bertabur keberkahan.

 

Di Kopi Lentera, siapapun tetap belajar. Bahwa secangkir kopi tidak pernah berdusta atas nama rasa. Kopi selalu punya cerita, bahwa yang hitam tidak selalu kotor dan rasa pahit pun tidak selalu sedih. Kopi selalu menyajikan rasa yang orisinal, apadanya. Tanpa perlu perlu bermanis-manis di mulut namun hatinya beda. Dan pada akhirnya, kopi yang baik akan selalu menemukan penikmatnya.

 

Begitulah kisah Kopi Lentera, sebagai cara taman bacaan "mempertahankan" para relawannya. Semoga Allah ridho dan dimudahkan segalanya. Tetap semangat relawan TBM Lentera Pustaka. Yukk ngopi sambil baca buku di Kopi Lentera. #KopiLentera #RelawanTBM #TBMLenteraPustaka

 



Jumat, 17 Mei 2024

Waktunya Ngopi di Kopi Lentera, Tempat Ngongkrong Sambil Baca Buku

Survei membuktikan, tiap kali week end, banyak pekerja yang mengalami kelelahan akibat bekerja. Energi dan semangatnya menurun, lelah dan jadinya “mager”. Produktivitasnya rendah, bahkan sosialisasi diri pun jadi terabaikan. Kerjanya tiduran, mau keluar rumah pun malas. Merosot lahir dan batin di akhir pekan, tentu tidak baik. Harus di lawan dengan berbagai cara. Agar tetap produktif tapi tetap rileks.

 

Nah, salah satu cara untuk mengisi waktu di akhir pekan. Ditemukan minum kopi, menjadi salah satu dari tiga cara teratas untuk membangkitkan dorongan energi dan semangat. Selain berjalan-jalan dan membaca buku dengan santai. Minum kopi dianggap mampu membangkitkan semangat dan melawan kemalasan, minimal menghilangkan rasa kantuk. Memang patut dicanangkan prinsip “waktunya ngopi” bagi siapapun untuk menjaga semangat dan energi di akhir pekan.

 

Untuk memfasilitasi tempat ngopi sambil baca, Kopi Lentera di kaki Gunung Salak Bogor mengkampanyekan “Waktunya Ngopi”. Agar setiap orang punya waktu khusus untuk ngopi. Selain giat bekerja dan mencari uang, harus tetap punya waktu untuk ngopi. Waktunya ngopi. Manariknya di Kopi Lentera, kita dapat menikmati kopi atau cemilan ringan sambil membaca buku. Kopi Lentera, diposisikan sebagai kafe literasi. Tempat ngopi dan nongkrong sambil membaca buku. Karena di setiap mejanya, ada buku-buku bacaan. Sambil menikmati pemandangan Gunung Salak Bogor. Bahkan di malam harim bisa menikmati panorama gemerlap Kota Bogor dengan sepoi-sepoi angin malam nan sejuk.  

 

Kopi Lentera Café, terletak di lantai 2 Rooftop Baca TBM Lentera Pustaka. Mengusung “kafenya literasi”, Kopi Lentera beroperasi 3 hari dalam seminggu. Yaitu 1) Jumat pukul 15.00-23.00 WIB, 2) Sabtu pukul 15.00-23.00 WIB, dan 3) Minggu pukul 10.00-22.00 WIB. Ciri pembeda Kopi Lentera Café adalah konsep literasinya, "selalu ada buku di meja" yang bisa dibaca setiap pengunjung. Bila tidak mau membaca buku, bisa berdiskusi atau ngobrol seputar buku atau nilai-nilai kehidupan yang bernilai. Bahkan ma uber-aktivitas sosial pun bisa di taman bacaan atau menjadi pengajar gerakan berantas buta akasara atau driver motor baca keliling. opi Lentera Café tergolong murah dan terjangkau. Silakan dicek di https://www.youtube.com/shorts/AQjE7QTD5Eo atau di IG: @kopilentera.cafe.

 


Kopi Lentera dikelola oleh relawann TBM Lentera Pustaka, sebagai usaha kecil-kecilan. Agar punya pemasukan untuk ongkos transport dari rumah ke taman bacaan. Di Tengah maraknya kafe-kafe, Kopi Lentera menghadirkann tempat ngopi sambil baca yang agak literat. Agar tidak “melupakan” buku-buku bacaan saat ngopi. Asal dekatv dengan buku, mau dibaca boleh tidak dibaca pun tidak masalah.

 

Siapapun yang gemar ngopi atau nongkrong, mungkin Kopi Lentera patut dikunjungi dan dicoba. Ngopi yang literat, ngopi sambil baca buku. Karena itu, untuk sahabat atau kaum penikmat kopi yang dekat atau kebetulan berada di area kaki Gunung Salak Bogor atau sedang main dan pelesiran ke Curug Nangka, Curug luhur atau Kawasan wisata Gunung Halimun Salak, ada baiknya mampir dan mencoba sensasi saat ngopi di Kopi Lentera. Yukk ngopi asyik sambil baca buku.

 

Katakan pada dunia, ini “waktunya ngopi”. Salam literasi #KopiLentera #TBMLenteraPustaka #BacaBukanMaen