Tampilkan postingan dengan label Waktunya ngopi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Waktunya ngopi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Januari 2025

Literasi Ngopi Bareng Relawan Taman Bacaan

Kemarin sore, saat matahari belum terbenam. Saya dan teman-teman ngopi sore. Ngobrol sana-sini, diskusi tentang masa depan dana pensiun di Indonesia. Tapi intinya, silaturahmi sambil ngopi-ngopi cantik sedikitlah. Silaturahmi saja. Karena kata orang pintar (tapi tidak masuk angin), silaturahmi itu penawar luka dan penguat semangat. Maka benar, saat silaturahmi, kita sebenarnya sedang berinvestasi dalam kebahagiaan dan kedamaian. Menjaga hubungan pertemanan saja.

 

Ada benarnya, jangan biarkan kesibukan menghalangi kita untuk menjaga silaturahmi dengan siapapun, teman atau keluarga. Karena ketika kita merawat silaturahmi, itu berarti kita sedang merawat kebahagiaan dalam hati. Silaturahmi itu cara paling sederhana membuang ego, menjauhkan arogansi, bahkan menghindari subjektivitas. Jadi, bila ada orang yang egois, arogan, dan subjektif sudah pasti dia jarang silaturahmi, jarang ngopi bareng.

 

Ngopi sore bareng teman itu bolehlah diartikan jangan hanya menjadi teman dalam nama. Tapi juga dalam perbuatan dan sikap yang baik. Ngopi bareng belajar menyingkirkan hal-hal yang terlalu personal, menjaga objektivitas pikiran dan sikap. Kan yang kita pikir belum tentu sama dengan yang orang lain pikirkan. Terus mau ngapain? Ya ngopi bareng saja. Apa-apa jangan dilihat terlalu personal, bila tidak mau menderita di belakangnya. Ngopi bareng saja biar asyik, biar happy. Ngopi bareng itu nggak perlu pangkat, jabatan atau kekuasaan. Hanya butuh kemauan dan nafsu ngopi, bukan nafsu lainnya.

 

Ngopi bareng aja dulu. Biar nggak baperan, biar tetap waras. Karena saat ngopi, berarti kita sedang menghargai diri sendiri, memberi hormat untuk diri sendiri. Agar tidak menyerahkan sepenuhnya jalan hidup kepada orang-orang yang tidak memahami dirinya sendiri. Ngopi aja dulu, biar nggak usah terlalu serius-serius. Semua udah ada jalannya. Kopi yang pahit saja masih digemari orang, apalagi kamu yang begitu hebat diciptakan Tuhan.

 


Ngopi bareng aja dulu, biar nggak baperan. Karena saat ngopi, kita makin tahu bahwa ilmu itu beda-beda. Kerjaan juga beda-beda. Bahkan keberuntungan pun beda-beda. Jadi, nggak usah membandingkan yang beda-beda. Tapi obrolin yang sama, nikmati yang ada. Di situlah, ngopi bareng diperlukan. Agar fokusnya pada yang sama, bukan yang beda. Ngopi bareng juga yang sering menyadarkan banyak orang. Bahwa menghargai diri sendiri itu lebih penting daripada terbebani oleh opini orang lain.

 

Kata orang Inggris, people don’t see you as you are, they see you as they are. Orang itu tidak melihatmu sebagaimana dirimu, mereka melihatmu sebagaimana mereka melihat diri mereka sendiri.

 

Jadi, jangan kebanyakan kerja tapi lupa ngopi. Lebih baik seimbangkan waktu ngopi dengan waktu kerja. Karena di luar sana, banyak yang tersesat karena sudah lupa ngopi bareng. Sesat, karena sering baperan, sering pusing. Lalu lupa ngopi bareng, biar sehat dan menyehatkan. Salam literasi!

Jumat, 17 Mei 2024

Waktunya Ngopi di Kopi Lentera, Tempat Ngongkrong Sambil Baca Buku

Survei membuktikan, tiap kali week end, banyak pekerja yang mengalami kelelahan akibat bekerja. Energi dan semangatnya menurun, lelah dan jadinya “mager”. Produktivitasnya rendah, bahkan sosialisasi diri pun jadi terabaikan. Kerjanya tiduran, mau keluar rumah pun malas. Merosot lahir dan batin di akhir pekan, tentu tidak baik. Harus di lawan dengan berbagai cara. Agar tetap produktif tapi tetap rileks.

 

Nah, salah satu cara untuk mengisi waktu di akhir pekan. Ditemukan minum kopi, menjadi salah satu dari tiga cara teratas untuk membangkitkan dorongan energi dan semangat. Selain berjalan-jalan dan membaca buku dengan santai. Minum kopi dianggap mampu membangkitkan semangat dan melawan kemalasan, minimal menghilangkan rasa kantuk. Memang patut dicanangkan prinsip “waktunya ngopi” bagi siapapun untuk menjaga semangat dan energi di akhir pekan.

 

Untuk memfasilitasi tempat ngopi sambil baca, Kopi Lentera di kaki Gunung Salak Bogor mengkampanyekan “Waktunya Ngopi”. Agar setiap orang punya waktu khusus untuk ngopi. Selain giat bekerja dan mencari uang, harus tetap punya waktu untuk ngopi. Waktunya ngopi. Manariknya di Kopi Lentera, kita dapat menikmati kopi atau cemilan ringan sambil membaca buku. Kopi Lentera, diposisikan sebagai kafe literasi. Tempat ngopi dan nongkrong sambil membaca buku. Karena di setiap mejanya, ada buku-buku bacaan. Sambil menikmati pemandangan Gunung Salak Bogor. Bahkan di malam harim bisa menikmati panorama gemerlap Kota Bogor dengan sepoi-sepoi angin malam nan sejuk.  

 

Kopi Lentera Café, terletak di lantai 2 Rooftop Baca TBM Lentera Pustaka. Mengusung “kafenya literasi”, Kopi Lentera beroperasi 3 hari dalam seminggu. Yaitu 1) Jumat pukul 15.00-23.00 WIB, 2) Sabtu pukul 15.00-23.00 WIB, dan 3) Minggu pukul 10.00-22.00 WIB. Ciri pembeda Kopi Lentera Café adalah konsep literasinya, "selalu ada buku di meja" yang bisa dibaca setiap pengunjung. Bila tidak mau membaca buku, bisa berdiskusi atau ngobrol seputar buku atau nilai-nilai kehidupan yang bernilai. Bahkan ma uber-aktivitas sosial pun bisa di taman bacaan atau menjadi pengajar gerakan berantas buta akasara atau driver motor baca keliling. opi Lentera Café tergolong murah dan terjangkau. Silakan dicek di https://www.youtube.com/shorts/AQjE7QTD5Eo atau di IG: @kopilentera.cafe.

 


Kopi Lentera dikelola oleh relawann TBM Lentera Pustaka, sebagai usaha kecil-kecilan. Agar punya pemasukan untuk ongkos transport dari rumah ke taman bacaan. Di Tengah maraknya kafe-kafe, Kopi Lentera menghadirkann tempat ngopi sambil baca yang agak literat. Agar tidak “melupakan” buku-buku bacaan saat ngopi. Asal dekatv dengan buku, mau dibaca boleh tidak dibaca pun tidak masalah.

 

Siapapun yang gemar ngopi atau nongkrong, mungkin Kopi Lentera patut dikunjungi dan dicoba. Ngopi yang literat, ngopi sambil baca buku. Karena itu, untuk sahabat atau kaum penikmat kopi yang dekat atau kebetulan berada di area kaki Gunung Salak Bogor atau sedang main dan pelesiran ke Curug Nangka, Curug luhur atau Kawasan wisata Gunung Halimun Salak, ada baiknya mampir dan mencoba sensasi saat ngopi di Kopi Lentera. Yukk ngopi asyik sambil baca buku.

 

Katakan pada dunia, ini “waktunya ngopi”. Salam literasi #KopiLentera #TBMLenteraPustaka #BacaBukanMaen