Tampilkan postingan dengan label Mahasiswa ke TBM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mahasiswa ke TBM. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Desember 2023

Mahasiswa dan Taman Bacaan, Apa Hubungannya?

Mahasiswa di mana pun tidak melulu berkutat dengan kuliah dan tugas. Lebih dari itu, mahasiswa pun dituntut untuk memiliki kepedulian sosial. Untuk lebih peka terhadap realitas yang terjadi di masyarakat. Maka wajar, Tridarma Perguruan Tinggi menyebut mahasiswa harus mempu menjadi insan cendekia yang mengemban 1) pendidikan dan pengajaran, 2) penelitian dan pengembangan, dan 3) pengabdian kepada masyarakat.

 

Atas inisiatif untuk terjun ke lapangan dan melihat realitas di masyarakat, siang ini (9/12/2023) beberapa mahasiswa kelas R7D PBSI FBS Unindra pun berkunjung ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor. Selain untuk mengambil buku karya mereka berjudul “Republik Anak Muda” sekaligus berdiskusi ringan bersama dosennya, Syarifudin Yunus, tentang nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat yang harus dimiliki mahasiswa.

 

Sebagai “agent of change”, mahasiswa harus mampu membuktikan komitmen dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkna, seperti amaanat yang diemban TBM Lentera Pustaka dalam menjalankan misi untuk menegakkan kegemaran membaca anak-anak usia sekolah, di samping menekan angka putus sekolah. Di TBM Lentera Pustaka, siapapun dapat belajar dan mengabdi untuk selalu berbuat baik dan menebar manfaat kepada sesama.

 


Selain menumbuhkan semangat menuntut ilmu, mahasiswa pun dituntut untuk mampu mengabdikan ilmunya kepada masyarakat, di mana pun berada. Karena sejatinya, siapapun dipersilakan untuk meraih pendidikan setinggi mungkin. Tapi ujungnya, harus dikembalikan kepada masyarakat untuk memberikan kebaikan perdaban masyarakat.

 

Di balik kunjungan mahasiswa ke TBM Lentera Pustaka, ada pesan penting, Bahwa mahasiswa terbaik adalah mereka yang memiliki ilmu namun tetap berkontribusi terhadap perubahan positif bagi masyarakat. Tanpa kontribusim mahasiswa tetap bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa.

 

Seperti kata buku “Republik Anak Muda” karya mahasiswa Unindra. Bahwa memilih itu sibuk mencari jalan untuk memperbaiki diri, bukan berdebat atau mengeluhkan keadaan. Salam literasi #TBMLenteraPustaka #BacaBukanMaen #TamanBacaan

 

Rabu, 02 November 2022

Ngapain Mahasiswa Ilkom Univ. Pancasila ke TBM Lentera Pustaka?

Sore ini (2/11/2022), TBM Lentera Pustaka kedatangan 3 mahasiswa semester 7 jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila. Mereka datang untuk survei dulu dan diterima oleh Susi, wali baca TBM lentera Pustaka. Keperluannya untuk membuat video dokumenter tentang TBM Lentera Pustaka sebagai bagian tugas jurnalistik. Rencananya, pengambilan gambar dilakukan pas, saat acara Festival Literasi Gunung Salak #5 pada Minggu, 20 November 2022.

 

Selain jadi tempat membaca, TBM Lentera Pustaka sering dijadikan tempat penelitian tentang budaya membaca, aktivitas taman bacaan atau skripsi mahasiswa. Dan kali ini, mahasiswa Ilkom Univ. Pancasila untuk tugas kuliah Jurnalistik. Saya pun sebagai dosen pengampu bersama 8 kelas mahasiswa PBSI FBS Unindra akan me-launching 4 buku seri literasi sebagai tugas kuliah Jurnalistik dan Menulis Ilmiah pada saat Festival Literasi Gunung Salak #5 di 20 Nov 2022 nanti. Plus, buku saya sendiri tentang "Membangun Budaya Literasi dan Taman Bacaan Berbasis Edukasi dan Hiburan - TBM Edutainment".

 

Hadirnya mahasiswa di TBM Lentera Pustaka pun bukti pentingnya kolaborasi di taman bacaan.  Dengan kolaborasi, taman bacaan bisa jadi tempat bermanfaat para pihak yang membutuhkannya, seperti mahasiswa. Kolaborasi pula yang mendatangkan berkah. Sehingga taman bacaan mendapat CSR korporasi, memperoleh donatur buku, hingga komunitas yang mau membuat event di taman bacaan. Saat kolaborasi, taman bacaan jadi punya banyak ide dan kreasi dan bisa bekerja sama secara lebih ciamik.

 


Berkat kolaborasi pula, TBM Lentera Pustaka jadi lebih terbuka dan lebih maju dari waktu ke waktu. Siapapun yang tahu kondisi TBM Lentera Pustaka saat didirikan 5 tahun lalu, pasti bisa bercerita seperti apa dulu dan kemajuan apa yang dicapai TBM Lentera Pustaka?

 

Jadi, TBM atau taman bacaan di mana pun. Bukalah pintu kolaborasi sebesar mungkin. Jangan batasi kehadiran orang-orang yang mau berkolaborasi sekecil apapun di taman bacaan. Demi tegaknya kegemaran membaca dan budaya literasi masyarakat.

 

Karena saat berani berkolaborasi, maka taman bacaan jadi tahu lebih banyak hal daripada yang selama ini diketahuinya sendiri. Bahwa taman bacaan dan aktivitas membaca itu penting untuk semua orang. Salam literasi #BacaBukanMaen #TamanBacaan #TBMLenteraPustaka