Tampilkan postingan dengan label Kolaborasi di Taman bacaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolaborasi di Taman bacaan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Oktober 2025

SAN Chapter Bogor Gelar Sekolah Nusantara 2025 di TBM Lentera Pustaka, Ajak Anak Berkarya

Bertajuk “Petualangan Cerdas Anak Nusantara: Belajar, Berkarya, dan Peduli Lingkungan”, SAN Chpater Bogor menggelar Sekolah Nusantara 2025 sebulan lebih selama periode 26 Oktober - 30 November 2025 (setiap hari Minggu) di TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor. Aktivitas perdana resmi dibuka pada Minggu, 26 Oktober 2025 dengan melakukan aktivitas bersama 80 puluhan anak pembaca aktif.

 

Melalui Sekolah Nusantara 2025, SAN Chapter Bogor menjalankan berbagai kegiatan seperti: games seru, membaca buku, eksperimen sains, talk about technology, belajar matematika, dan membuat kerajinan, di samping diskusi kepedulian sosial antara aktivis SAN Chapter Bogor nersama relawan TBM Lentera Pustaka.

 

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan TBM Lentera Pustaka dalam kegiatan Sekolah Nusantara 2025 ini. Inilah momen kami untuk saling belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama untk anak-anak Indonesia melalui pemberdayaan literasi di masyarakat secara nyata” ujar Ketua SAN Shapter Bogor kemarin.

 

Diterima oleh tim relawan TBM Lentera Pustaka dan disaksikan oleh para ibu pengantar anak ke TBM, SAN Chapter Bogor menegaskan kepedulian sosialnya terhadap taman bacaan sebagai upaya meningkatkan minat baca dan literasi, serta memberdayakan masyarakat melalui akses terhadap pengetahuan dan pendidikan informal. Selain untuk menyediakan akses buku bacaan yang mudah, taman bacaan memegang peran penting dalam membangkitkan minat baca anak usia sekolah di masyarakat sekaligus mendorong kebiasaan membaca. Sebagai bagian pendidikan informal, taman bacaan penting untuk menjalankan fungsinya dalam mendukung pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan kebudayaan individu dan masyarakat lokal.

 


TBM Lentera Pustaka menyambut baik Sekolah Nusantara 2025 yang diinisiasi SAN Chapter Bogor sebagai upaya memotivasi anak-anak pembaca aktif untuk tetap berada di taman bacaan. Kolaborasi sangat penting di taman bacaan karena dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan kreativitas kegiatan sehingga taman bacaan tetap eksis dan lebih relevan berdampak nyata bagi masyarakat.

“TBM Lentera Pustaka senang berkiolaborasi dengan SAN Chapter Bogor. Aktivitas seru dan sangat menyenangkan anak-anak kami. Inilah yang kami sebuat perbaiki keadaan perkuat harapan di taman bacaan untuk memastikan keberlanjutan program dan dampak literasi terhadap masyarakat” ujar Susi, Ketua Harian TBM Lentera Pustaka didampingi Alwi, Koordinator Relawan di TBM Lentera Pustaka kemarin.

 

Untuk diketahui, tahun 2025 ini, TBM Lentera Pustaka genap berusia 8 tahun eksistensinya sejak didirikan pada 2017 lalu. Dan kini TBM Lentera Pustaka terus berkembang dan tumbuh bersama masyarakat dengan melayani lebih dari 200 anak pembaca aktif dengan 360-an pengguna layanann setiap minggunya yang berasal dari 4 desa di Kec. Tamansari Kab. Bogor. Didukung oleh 18 relawan aktif, TBM Lentera Pustaka berkomitmen untuk terus melayani aktivitas taman bacaan secara konkret dengan komitmen dan konsistensi yang terus berlanjut hingga kini. Di usianya yang ke-8, TBM Lentera Pustaka akan menggelar pesatnya rakyat taman bacaan bertajuk Festival Literasi Gunung Salak #8 sebagai ajang kreasi dan hiburan rakyat taman bacaan pada Minggu, 23 November 2025 nanti untuk harkan senyum anak Indonesia. Salam literasi! #SANChapterBogor #TBMLenteraPustaka #FestivalLiterasiGunungSalak

 





Rabu, 02 November 2022

Ngapain Mahasiswa Ilkom Univ. Pancasila ke TBM Lentera Pustaka?

Sore ini (2/11/2022), TBM Lentera Pustaka kedatangan 3 mahasiswa semester 7 jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila. Mereka datang untuk survei dulu dan diterima oleh Susi, wali baca TBM lentera Pustaka. Keperluannya untuk membuat video dokumenter tentang TBM Lentera Pustaka sebagai bagian tugas jurnalistik. Rencananya, pengambilan gambar dilakukan pas, saat acara Festival Literasi Gunung Salak #5 pada Minggu, 20 November 2022.

 

Selain jadi tempat membaca, TBM Lentera Pustaka sering dijadikan tempat penelitian tentang budaya membaca, aktivitas taman bacaan atau skripsi mahasiswa. Dan kali ini, mahasiswa Ilkom Univ. Pancasila untuk tugas kuliah Jurnalistik. Saya pun sebagai dosen pengampu bersama 8 kelas mahasiswa PBSI FBS Unindra akan me-launching 4 buku seri literasi sebagai tugas kuliah Jurnalistik dan Menulis Ilmiah pada saat Festival Literasi Gunung Salak #5 di 20 Nov 2022 nanti. Plus, buku saya sendiri tentang "Membangun Budaya Literasi dan Taman Bacaan Berbasis Edukasi dan Hiburan - TBM Edutainment".

 

Hadirnya mahasiswa di TBM Lentera Pustaka pun bukti pentingnya kolaborasi di taman bacaan.  Dengan kolaborasi, taman bacaan bisa jadi tempat bermanfaat para pihak yang membutuhkannya, seperti mahasiswa. Kolaborasi pula yang mendatangkan berkah. Sehingga taman bacaan mendapat CSR korporasi, memperoleh donatur buku, hingga komunitas yang mau membuat event di taman bacaan. Saat kolaborasi, taman bacaan jadi punya banyak ide dan kreasi dan bisa bekerja sama secara lebih ciamik.

 


Berkat kolaborasi pula, TBM Lentera Pustaka jadi lebih terbuka dan lebih maju dari waktu ke waktu. Siapapun yang tahu kondisi TBM Lentera Pustaka saat didirikan 5 tahun lalu, pasti bisa bercerita seperti apa dulu dan kemajuan apa yang dicapai TBM Lentera Pustaka?

 

Jadi, TBM atau taman bacaan di mana pun. Bukalah pintu kolaborasi sebesar mungkin. Jangan batasi kehadiran orang-orang yang mau berkolaborasi sekecil apapun di taman bacaan. Demi tegaknya kegemaran membaca dan budaya literasi masyarakat.

 

Karena saat berani berkolaborasi, maka taman bacaan jadi tahu lebih banyak hal daripada yang selama ini diketahuinya sendiri. Bahwa taman bacaan dan aktivitas membaca itu penting untuk semua orang. Salam literasi #BacaBukanMaen #TamanBacaan #TBMLenteraPustaka

Minggu, 23 Oktober 2022

Kolaborasi di Taman Bacaan, BEM Faperta IPB Berikan Apresiasi ke TBM Lentera Pustaka

Dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Faperta IPB menggelar aksi sosial bertajuk “Mahasiswa Turun Desa” di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka (23/10/2022) sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda. Dikomandoi Ferry serta 16 mahasiswa lainnya, BEM Faperta IPB mengajak 50-an anak-anak pembaca aktif TBM Lentera Pustaka untuk selalu bersemangat dalam membaca buku. Karena generasi muda yang kokoh di masa depan adalah anak-anak muda yang gandrung pada buku.

 

Kegiatan “Mahasiswa Turun Desa” ini diwarnai aktivitas 1) menggambar daun dengan sikat gigi bekas, 2) bermain games, 3) pentas tari kreasi anak TBM dan 4) jajanan kampung gratis. Aksi sosial BEM Faperta IPB  menjadi cermin mahasiswa yang tetap berpihak kepada masyarakat, khususnya peduli terhadap aktivitas taman bacaan dan gerakan literasi. Sebuah aksi nyata sebagai wujud tanggung jawab sosial mahasiswa.

 

Syarifudin Yunus, Pendiri dan Kepala Program TBM Lentera Pustaka pun menyambut baik aksi sosial “Mahasiswa Turun Desa” BEM Faperta IPB. Agar dapat memotivasi anak-anak pembaca aktif yang selalu rajin datang ke taman bacaan. “Apresiasi dan penghargaan dari TBM Lentera Pustaka untuk mahasiswa BEM Faperta IPB. Karena sudah berkolaborasi untuk mengisi kegiatan dan aksi sosial di taman bacaan. Semoga program kerja yang digagas BEM Faperta IPB terus berlanjut di masa mendatang. Sinergi harus ada di taman bacaan, utamanya dari mahasiswa” ujar Syarifudin Yunus, saat menyambut BEM Faperta IPB di TBM Lentera Pustaka.

 


Dalam kesempatan ini, BEM faperta IPB juga menyerahkan plakat penghargaan ke TBM Lentera Pustaka sebagai bukti Kerjasama yang apik sepanjang tahun 2022. Patut diketahui, BEM Faperta IPB telah bekerjasama selama 4 tahun untuk melakukan program kerja dan aksi sosial secara rutin dan terjadwal. Hal ini sebagai realisasi pengabdian masyarakat dan kiprah sosial mahasiswa IPB di taman bacaan. Sementara TBM Lentera Pustaka saat ini menjadi tempat membaca 130 anak-anak usia sekolah yang berasal dari 3 desa (Sukaluyu, Tamansari, Sukajaya). Dengan koleksi lebih dari 10.000 buku bacaan, kini tiap anak mampu membaca 5-8 buku per minggu. Selain aktivitas taman bacaan, TBM Lentera Pustaka juga menjalankan program Gerakan Beranatas Buta Aksara (Geberbura), Kelas Prasekolah (Kepra), Ramah Difabel, Yatim Binaan (Yabi), Jompo Binaan (Jombi), Koperasi Simpan Pinjam, dan Motor Baca Keliling (Mobake). TBM Lentera Pustaka dikenal sebagai taman bacaan paling komprehensif, di samping dikenal aktif menggelar program literasi yang menarik.

 

Aksi sosial BEM Faperta IPB di TBM Lentera Pustaka pun jadi simbol keterlibatan kampus dalam menegakkan tradisi membaca dan budaya literasi masyarakat. Sebagai cermin pengabdian sosial mahasiswa. Salam literasi. #TBMLenteraPustaka #BEMFapertaIPB #TamanBacaan



Jumat, 14 Oktober 2022

Pacific Life Jalankan CSR di Taman Bacaan Lentera Pustaka Bogor

Sebagai perusahaan asuransi jiwa yang peduli, Pacific Life Insurance dokus menjalankan program CSR (Corporate Social Responsibility) yang terukur dan berdampak di taman bacaan, khususnya di TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor. Sebagai salah satu sponsor CSR korporasi, Pacific Life berkomitmen mendukung aktivitas taman bacaan dan literasi. Agar anak-anak tetap dekat dengan buku bacaan, di samping pemberantasan buta aksara terus berjalan.

 

Hal itu ditegaskan Harry Pontas, Head of Marketing Communications saat kunjungan ke TBM Lentera Pustaka hari ini (14/10/2022) sekaligus menemui secara langsung 2 ibu warga belajar berantas buta aksara dan anak difabel TBM Lentera Pustaka. Tim Pacific Life pun melihat secara langsung aktivitas keseharian Ibu Eeh (66 tahun) warga belajar buta aksara saat berkebun dan Ibu Euis (52 tahun) yang peternak kambing. Manfaat langsung TBM Lentera Pustaka pun disimak tim Pacific Life saat bertemu dengan Tasya (anak difabel TBM Lentera Pustaka) yang mengalami perubahan signifikan saat bergabung di taman bacaan.

 

“Sesuai dengan kami yaitu mengedepankan hidup, maka Pacific Life Insurance tetap fokus jalankan program CSR yang terukur dan berdampak kepada masyarakat seperti yang dilakukan TBM Lentera Pustaka. Kami melihat langsung, betapa taman bacaan ini sangat jelas punya manfaat luar biasa bagi anak-anak dan kaum buta aksara” ujar Harry Pontas.



 

Dalam kesempatan ini, tim Pacific Life juga mengambil video ibu-ibu warga belajar buta aksara, anak difabel dan ibunya, serta Syarifudin Yunus selaku Pendiri TBM Lentera Pustaka atas aktivitas taman bacaan dan program literasi yang dijalankan. Saat ini TBM Lentera Pustaka menjalankan 14 program literasi, diantaranya: 1) taman bacaan, 2) kelas prasekolah, 3) TBM ramah difabel, 4) Koperasi Simpan Pinjam Lentera, 5) Yatim Binaan, 6) Jompo Binaan, dan 7) Motor baca keliling dengan 250 orang pengguna layanan setiap minggunya.

 

Melalui kerjasama dengan TBM Lentera Pustaka, Pacific Life Insurance menegaskan pentingnya aktivitas taman bacaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang. Di samping untuk menekan angka putus sekolah di kalangan masyarakat tidak mampu. Salam literasi #PacificLifeInsurance #TamanBacaan #TBMLenteraPustaka

Jumat, 01 Januari 2021

Sponsor Tahun 2021 TBM Lentera Pustaka, Kolaborasi Ciamik di Taman Bacaan

Taman bacaan di mana pun, pasti tidak bisa berdiri sendiri. Maka dibutuhkan kolaborasi. Kerjasama dengan pihak-pihak yang peduli terhadap taman bacaan. Sebutlah "detik pertama di taman bacaan".

Detik pertama begitu penting. Seperti yang dilakukan TBM Lentera Pustaka di Kaki Gunung Salak Bogor. Inilah detik-detik pemasangan LOGO SPONSOR TBM LENTERA PUSTAKA TAHUN 2021. Sebagai simbol cinta terbaik korporasi yang peduli dan berkontribusi nyata pada taman bacaan. Tentu, demi tegaknya tradisi baca dan budaya literasi yang dijalankan taman bacaan setahun ke depan.

 

CSR Korporasi pun bisa di taman bacaan. Seperti yang dilakukan 1) BANK SINARMAS, 2) ASURANSI JIWA TUGU MANDIRI, dan 3) PACIFIC LIFE INSURANCE sebagai sponsor TBM Lentera Pustaka tahun 2021.

 


Sebuah kolaborasi di taman bacaan, ada di sini. Karena tanpa sponsor korporasi, TBM Lentera Pustaka tidak bisa apa-apa dan bukan apa-apa pula. Taman bacaan tidak akan "mati suri" bila ada aktivitas, ada program. Dan semua itu membutuhkan biaya. Apalagi taman bacaan bersifat sosial, maka dibutuhkan partisipasi dari individu atau korporasu yang peduli. Untuk apa? Untuk menjalankan program di taman bacaan. Sebut saja seperti yang dilakukan di TBM Lentera Pustaka, seperti event bulanan dengan jajanan kampung gratis, literasi ginansial (bank dan asuransi), membayar honor 4 petugas baca, membeyar wifi, membayar listrik, membeli buku, dan program lainnya. Maka kolaborasi menjadi penting dilakukan taman bacaan.

Taman bacaan pasti "hidup". Karena di taman bacaan: 1) harus ada anak, 2) harus ada buku, 3) harus ada komitmen dan konsistensi pengelola, serta di situlah diperlukan 4) harus ada orang/korporasi yang peduli.  Sungguh, budaya literasi dan masyarakat literat di mana pun hanya bisa terwujud karena ada kolaborasi, ada kepedulian semua pihak.

 

Pada detik pertama tahun 2021 ini, TBM Lentera Pustaka selalu optimis tentang apa yang mau diperbuat dan apa yang mau dicapai? Menebar kebaikan kepada 107 anak-anak pembaca aktif yang terancam putus sekolah, 11 ibu-ibu buta aksara, dan 11 anak-anak yatim binaan.

 

Maka setiap hitungan detik. Jangan pernah sia-siakan waktu. Untuk terus menebar kebaikan dan kepedulian. Sekecil apapun itu …

 

Ubah niat baik jadi aksi nyata ... Salam Literasi #SponsorTBM #TBMLenteraPustaka #PeduliTamanBacaan #TamanBacaan