Tampilkan postingan dengan label Fahmi Rifli Pradana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fahmi Rifli Pradana. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Juli 2023

Literasi Ulang Tahun, Apa Artinya Bertambah Umur?

Inilah kado spesial untuk anak laki-laki sulung saya, Fahmi Rifli Pradana yang hari ini, 5 Juli 2023 genap berusia 26 tahun. Seorang anak laki-laki tangguh yang kini sudah menjadi suami dari Firda dan calon ayah dari dua anak kembar (Insya Allah sehat) sekaligus calon cucu pertama saya. Hanya syukur dan ucapan alhamdulillah, untuk semua yang sudah dianugerahkan Allah SWT.

 

Selain doa sehat dan berkah selalu, semoga Fahmi Rifli Pradana dapat mengemban tanggung jawab sebagai seorang suami dan calon ayah yang baik. Senantiasa dekat dengan Allah SWT, karena apapun yang dilakukannya adalah ikhtiar. Selebihnya berdoa dan berserah kepada Allah SWT. Barakallah fii umrik, Nak! Tanggung jawabmu makin bertambah dan sebagai nakhoda rumah tangga tetaplah berpegang kepada Allah SWT. Karena tidak ada yang hebat di dunia ini selain sang maha pencipta.

 

Setelah seharian penuh kita bersama di hari ulang tahunmu ke-26, ada banyak obrolan yang kita kisahkan bersama. Ada banyak nasihat dan pesan baik untuk ke depannya. Jadilah suami dan ayah yang soleh, serta gapailah cita-cita bersama keluarga dalam naungan Allah SWT. Karena tanpa-Nya, kita tetap bukan apa-apa. Hormati selalu kedua orang tua, sayangi adik-adik, dan jagalah calon cucu Abi hingga kelahirannya di muka bumi dengan baik. Insya Allah semuanya dimudahkan dan dilancarkan Allah SWT.

 

Maka di momen penting ini, di saat ulang tahun ke-26, saat kamu menyandang predikat sebagai suami dan calon ayah untuk kali pertama. Abi hanya berpesan perbaiki niat untuk hal apapun, baguskan ikhtiar, dan perbanyak doa yang baik. Jangan pernah bergantung pada manusia. Tapi bergantunglah kepada Allah SWT. Allah terus, Allah lagi, dan Allah tanpa ada akhir. Agar semuanya berakhir indah dan penuh berkah.

 


Niat itu penting, Untuk apa dan mau apa atas apa yang dilakukan? Niat apa sesuatu dikerjakan? Seperti orang bekerja pun tergantung niatnya. Orag kerja itu waktunya habis. Tenaganya terkuras. Ada yang kerja hanay 4 jam sehari, ada pula yang 8 jam sehari. Bahkan tidak sedikit yang kerjanya di atas 10 jam sehari. Tapi niatanya hanya sekadar mencari uang, Insya Allah dapat uangnya plus capekp-nya juga.

 

Tapi bila bekerja, niatnya untuk mencari pahala dari Allah SWT, Insya Allah dapat semuanya. Dapat uangnya, dapat pahalanya, bahkan dapat berkahnya. Jadi, niat itu penting bukan main. Ada pula orang yang dalam hidupnya hanya mau mengalahkan orang lain. Atau menyalah-nyalahkan orang lain. Terus bila sudah menang atau merasa benar, mau apa lagi? Yah, hanya begitu saja. Niat itu landasan, niat pula yang “membuka jalan” semuanya. Karena anugerah dan berkah bukan dari omongan. Tapi dari niat dan ikhtiar yang dilakukan. Baik atau tidak seseorang, karena niatnya.  

 

Maka, abi hanya berpesan di hari ulang tahun Fahmi ke-26. Mari luruskan niat. Bahwa semua hal yang kita kerjakan hanya karena Allah SWT. Untuk menggapai rodho-Nya, untuk mengabdi kepada-Nya. Bukan untuk yang lainnya.

 

Niat memang kesannya sederhana. Tapi luar biasa dampaknya. Jangan takut Nak, untuk memperbaiki niat lalu ikhtiar yang baik. Karena tidak ada manusia yang sempurna. Kita hanya bisa memperbaiki niat, membaguskan ikhtiar lalu memperbanyak doa. Maka selebihnya, biarkan Allah SWT yang bekerja untuk kita. Selamat ulang tahun, Nak!

 

Senin, 04 Juli 2022

Nasihat Ulang Tahun Pegiat Literasi, Jadilah Bermanfaat

Ulang tahun adalah momen penting semua orang. Tentu, bukan untuk dirayakan. Melainkan untuk bersyukur, betapa besar anugerah Allah SWT kepada hamba-Nya. Di samping jadi momen untuk introspeksi diri, memperbaiki diri seiring bertambahnya usia. Waktu untuk muhasabah diri, tentang apa manfaat yang sudah diperbuat? Dari mana manusia berasal dan mau ke mana hendak pergi?

 

Selalu ada pahit dan manis dalam perjalanan hidup. Selalu ada suka dan duka dalam hidup setiap manusia. Karena memang manusia tidak ada yang sempurna. Tergantung kita untuk menyikapinya. Akankah momen ulang tahun, mampu menjadikan kita lebih baik atau tidak? Semua itu pilihan. Tentang hari esok mau dibawa ke mana?

 

Maka di momen 5 Juli 2022 ini, Abi ucapkan selamat ulang tahun ke-25 Fahmi Rifli Pradana.

Tetaplah jadi anak yang baik untuk Abi dan Ibu serta adik-adikmu. Teruslah ikhtiar untuk berubah menjadi lebih baik. Jangan pernah terlena dengan mimpi dan harapan yang tidak ada di depan mata. Teruslah bekerja keras dan selalu mendekat kepada Allah SWT. Karena itu modal penting untukmu saat berumah tangga dan mengarungi jalan panjang kehidupan.

 

Ketahuilah Nak, semua orang pasti ingin menjadi lebih baik. Lebih soleh dan lebih bermanfaat. Tapi tidak semua orang mau dan berani untuk menjadi baik, soleh, dan bermanfaat. Karena itu tetaplah fokus pada tujuan hidupmu. Jangan dengarkan hal-hal yang tidak perlu didengarkan. Jangan lihat apa pun yang tidak perlu dilihat. Bahkan jangan komentari apa pun yang tidak ada urusan dengan kita. Hiduplah secara realistis. Berubahlah untuk berbuah esok, Nak!

 


Kenapa di kemudian hari nanti, banyak manusia yang menyesal? Apalagi jelang kematiannya?

Karena betapa banyak manusia hidup dalam kelalaian. Lupa akan kewajibannya sebagai manusia. Untuk ibadah kepada-Nya, untuk berbuat baik kepada sasama-Nya. Sementara hari-harinya hidup dalam kebencian, dalam kemarahan yang tidak beralasan. Hingga hari ini pun, masih banyak manusia yang lalai sementara kain kafan-nya sedang ditenun.

 

Siapa pun ingin hidup nyaman. Tapi banyak yang lupa, nyaman itu diciptakan bukan ditunggu. Karena itu teruslah perbaiki niat, ikhtiar yang baik, dan selalu berdoa memohon ridho-Nya di sisa usia kita. Tidak usah terlalu ngotot untuk segala hal. Karena semua yang ada dan terjadi di dunia, sudah dalam kehendak-Nya. Apa pun yang sudah dikehendaki Allah SWT, pasti baik pasti mampu dan pasti ditolong-Nya.

 

Kini di usia 25 tahun, Fahmi Rifli Pradana di babak baru kehidupan, Selesai S-2, bekerja, dan bersiap memasuki rumah tangga. Persiapkan semuanya dengan sebaik mungkin. Dan jadilah teladan untuk kedua adikmu. Jadilah pribadi yang akan terus menjadi alasan Abi dan Ibu sebagai orang tua selalu bersyukur dan bangga telah mendidik dan membesarkanmu, apa pun kondisinya.

 

Selamat ulang tahun ke-25 Nak, semoga sehat dan berkah selalu, Gapailah ridho Allah SWT seoptimal mungkin. Senangkan Allah SWT, maka Allah SWT pasti menyenangkan kamu.

 

Teruslah jadi anak yang baik dan jauhilah prasangka. Karena prasangka adalah dinding pemisah yang tidak tampak antara cinta dan benci. Selamat ulang tahun Fahmi, we love you. #FahmiRifliPradana #UlangTahunAnak

Kamis, 10 Maret 2022

Si Sulung yang Literat

Si Sulung (bareng calonnya) besok Jumat (11/3) akan ujian tesis S-2 untuk meraih Magister Teknik Informatika dari Pascasarjana Universitas Gunadarma Jkt. Di usia 24 tahun dan di tengah kesibukan kerja, dia mampu tuntaskan tesis dengan baik. Sayangnya, karena saya training besok tidak bisa ikutan saat sidang ujian magister-nya. Tapi insya Allah, kamu pasti bisa Kak. Abi selalu mendoakan yang terbaik. Saya menyebutnya "Si Sulung" sang perfecto yang patut jadi contoh, utamanya untuk adik-adiknya.

 

Abi bersyukur dan bangga punya Kakak yang punya kesadaran untuk menggapai ilmu lebih tinggi lagi. Itu penting dalam hidup. Karena orang ber-ilmu itu sudah pasti masa depan dan uang akan mengikutinya. Tapi bila tidak punya ilmu, justru orangnya yang mengejar-ngejar uang. Literat itu harus punya kesadaran belajar dan menambah ilmu. Dan ujungnya, segala ilmu digunakan untuk menebar kebaikan dan manfaat untuk orang banyak. Bukan justru untuk menyusahkan orang lain. Maka aneh, bila ada orang tidak berilmu, justru hanya bisa berkeluh-kesah di media sosial. Tidak begitu, bila punya ilmu.

 


Jangan lupa Kak. Ilmu itu berguna untuk introspeksi diri dan mau berubah. Untuk jadi manusia yang siap dan mau “mengubah diri” ke arah yang lebih baik. Utamanya, jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena sejatinya, manusia di dunia ini bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa? Berubah itu artinya untuk diri sendiri. Bukan menuntut perubahan pada orang lain. Aneh, bila kita menutut orang lain berubah. Sementara diri sendiri tidak pernah mau berubah. Maka berkat ilmu, ubahlah cara pandang kita.

 

Terima kasih Kak, "PR" Abi tinggal menikahkan kamu ya. Insya Allah, Abi pun akan tuntaskan S-3 untuk meraih Doktor Manajemen Pendidikan dari Pascasarjana Unpak Bogor pada tahun 2022 ini. Dan adikmu, tahun 2023 depan pun sudah kelar S-1 Aktuaria dari Universitas Brawijaya (UB) Malang. Selamat dan bersyukur, semoga ilmunya bermanfaat untuk orang banyak ya Kak ...

 

Dan pesan Abi, jadilah lebih baik. Karena ilmu yang kita miliki, sesungguhnya sangat pantas untuk kita. Atas krunia dan anugerah Allah SWT. Dan di waktu tersisa, selalu katakan "Nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan?" Salam literasi ...

 

Sabtu, 04 Juli 2020

Selamat Ulang Tahun Ke-23 Sang Perfecto, Fahmi Rifli Pradana

“Ketahuilah Nak, air di sungai pun terhalang bebatuan; air di laut pun butuh gelombang untuk menembus batu karang. Teruslah berlari sambil menyanyikan lagu cinta. Karena tiap yang berlari, tidak sempat melihat punggung orang-orang yang di belakangnya”

 

Maka teruslah berlari, Nak. Selamat ulang tahun ke-23, Fahmi Rifli Pradana “Sang Perfecto” paa 5 Juli 2020. Sungguh tidak ada yang bisa Abi berikan. Selain ucapan tulus seorang ayah kepada anak sulungnya. Semoga panjang umur dalam ibadah, sehat wal afiat, dan diberi kemudahan dan rezeki yang halal. Bahagia dunia dan akhirat. Tetaplah dekat pada Allah SWT. Dan apapun keadaannya, Abi tetap sayang kamu ...

 

Hari ini, kamu bukan hanya sudah dewasa. Tapi  pastinya sudah mampu menentukan tujuan  hidup ke depan. Menuju hari-hari panjang kamu dalam kehidupan dunia. Tetaplah sabar dan ikhlas dalam menjalaninya. Sambil mengucap dan memuji syukur kepada Allah SWT. Karena kita di dunia yang sementara ini hanya bisa ditolong berkat petunjuk dan ridho-Nya. Bukan yang lainnya.

 

Laksana angin yang selalu menyejukkan.

Abi, Ibu, dan adikmu Farid dan Farah selalu berdoa agar Fahmi bisa meraih yang terbaik dalam hidup; di sisa waktu kebersamaan kita di rumah. Karena cepat atau lambat, kamu pasti akan “menapak jalan baru” dalam mengarungi rumah tangga esok. Entah kapan waktunya, maka saat cinta itu memanggilmu. Teruslah berlari Nak untuk mencapai tujuan hidup dunia dan akhiratmu kelak…

 

Teruslah berlari, Nak. Karena masa depan memang ada di tanganmu,

Jangan terlalu sering menoleh ke belakang. Karena semua yang di belakang sudah berlalu. Ambil hikmahnya dan jadikan pemicu untuk menjadi insan yang lebih baik dan lebih baik lagi. Tuntaskan kuliahmu di S2 Manajemen Sistem Informatika Universitas Gunadarma. Rintis karier dan dunia kerja dengan sebaik mungkin. Rancang masa depanmu untuk meraih keberkahan-Nya. Karena untuk menjadi baik tidak harus kaya. Tapi justru harus dekat kepada-Nya.

 

Berlarilah Nak, kejar impianmu. Karena saat berlari, kamu akan tahu arti sebuah perbedaan. Bahwa tiap orang tidak harus sama. Siapapun yang di hadapan kita, pasti beda dan tidak akan pernah sama. Apa artinya itu? Hanya sikap dewasa, objektif, dan saling pengertian yang merajutnya. Agar kebaikan selalu terpelihara dalam hidup manusia. Apapun keadaannya.

 

Seperti namamu Fahmi, yang artinya memahami; mengerti. Maka saat berlari, utamakanlah sikap pengertian. Memahami realitas yang ada dengan penuh bijak dan objektif. Karena itulah yang jadi modal untuk tetap saling memahami.

 

Maka hari ini, saat kamu terus berlari Nak. Secara perlahan pun, Abi mulai sedikitkan kenangan masa kecil kamu dulu. Hanya bisa mengenang. Bahwa pernah ada senandung lagu kecil saat menggendongmu; lalu membalutkan handuk ke tubuhmu di kala mandi. Biarkan angin yang menjadi saksi saat Abi dan Ibu mengantar-jemput kamu ke sekolah. Karena itu semua adalah perjalanan sejarah yang pernah kita lalui bersama. Cukup untuk dikenang dan semoga menjadi cerita kita suatu saat nanti.

 

Teruslah berlari nak. Apapun keadaannya.

Jadikan tiap tetes pipis saat kamu bayi dulu. Sebagai senyum bangga dan syukur Abi dan Ibu. Karena raut wajah ceriamu pasti menjadi penghapus lelah raga dan kepenatan jiwa di antara kita. Agar esok, jangan ada tangis duka di antara kita. Tapi berjuanglah untuk menjadi tangis bahagia Ibu, Abi, dan kedua adikmu.

 

Maka di hari ulang tahunmu ke-23. Abi berpesan, “Teruslah berlari, Nak”.

Esok dan ari-hari ke depan, segalanya ada di tangan kamu. Maka tetaplah dekat dengan Allah SWT. Kerjakan apa-apa yang menyebabkan Allah SWT senang kepada hambanya. Maka setelah itu, kamu pun akan disenangkan Allah SWT. Bekerja dan berkeluarga kelak, adalah bukan tujuan tapi keadaan. Maka berhati-hatilah lalu hadapilah segala sesuatu dengan sabar dan sholat. Ingatlah kalimat "wasta'inu bisshobri wassholah - minta tolonglah dengan sabar dan sholat" (QS2:153).

 

Jadilah pribadi yang selalu bersyukur kepada Allah WT. Maka pasti rezekimu akan selalu ditambah. Ikhtar dan doa selalu. Maka selebihnya biarkan Allah SWT yang bekerja untuk kita. Asal kita selalu ada di "dekat-Nya".

 

Saat berlari. Siapapun pasti mengerahkan energinya. Memacu daya juang tinggi, bersikap tangguh, dan tetap bertanggung jawab. Karena saat berlari, kamu akan selalu berpikir ke depan. Tanpa terlalu banyak menoleh ke belakang. Hingga mampu menemukan kekuatan kamu sendiri. Untuk melindungi adik-adikmu dan orang-orang yang harus dilindungi.

 

Esok, saat ada orang yang memegang tanganmu lalu mengajakmu berlari, maka berlarilah. Jangan pernah lepaskan dia. Agar kamu tahu, apa arti sesungguhnya perjalanan hidup itu …

 

Sekali lagi Nak, Selamat ulang tahun. Semoga sehat dan berkah dalam hidup. Dan teruslah berari. Peluk cium Abi, Ibu, Farid, dan Farah untukmu. "Ya Allah, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Allah, perkenankanlah doaku." (QS. 14:40).  Alhamdulillah #FahmiRifliPradana #SangPerfecto