Tampilkan postingan dengan label SPs Unpak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPs Unpak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 November 2023

Optimalkan Merdeka Mengajar, SPs Unpak Inisiasi Workshop Media Pembelajaran Guru IPA di Sukabumi

Dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan IPA Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan bekerja sama dengan MGMP IPA Kabupaten Sukabumi Jawa Barat mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan Tema kegiatan Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Yang Menarik dan Interaktif bagi guru IPA se-kabupaten Sukabumi. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada hari Rabu, 8 November 2023 di SMP Negeri 3 Cibadak.

 

Kegiatan yang dibuka oleh Drs. H. Ateng Trisnadi, M.Pd (Sub. Koordinator Kurikulum dan Peningkatan Mutu PTK Dinas Pendidikan Kab. Sukabumi) bertujuan untuk memberi penguatan kepada para guru dalam pengembangan media pembelajaran. Turut hadir dalam kegiatan workshop ini Prof. Dr. Indarini Dwi Pursitasari, M. Si (Ketua Prodi Pendidikan IPA) dan Abdul Aziz, M.Pd (Ketua MGMP IPA Kab. Sukabumi). Bertindak sebagai narasumber yaitu Dr. Dadang Jaenudin, M.Si (Dosen Prodi Pendidikan IPA dan Wadek Bidang SDM dan Keuangan) dan Mohammad Iqbal Suriansyah, M.Kom (Dosen Ilmu Komputer).

 

“Melalui workshop ini, harapannya ada output dari progress pengerjaan Aplikasi PMM (Platform Merdeka Mengajar) untuk meningkatkan kemampuan guru-guru yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi yang belum optimal. Selain dapat menambah wawasan dan motivasi bagi guru IPA Kab. Sukabumi, saya pun sangat mendukung guru-guru di MGMP IPA Kabupaten Sukabumi untuk melanjutkan studi lanjut ke program Magister Pendidikan IPA SPs Universitas Pakuan” ujar Drs. H. Ateng Trisnadi, M.Pd, Sub. Koordinator Kurikulum dan Peningkatan Mutu PTK Dinas Pendidikan Kab. Sukabumi dalam sambutannya.

 


Dalam pemaparannya, Dr. Dadang Jaenudin, M.Si menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi bagi para Guru IPA Kab. Sukabumi. Oleh karena itu, beberapa poin yang perlu dimiliki antara lain: kemampuan good style, sikap inovatif dan kreatif, always update, berani, kontrak belajar yang menarik, dan sebagainya.

 

Sementara M. Iqbal, M.Kom, dalam materinya, menyajikan pengenalan jenis - jenis Multimedia Interaktif yang bisa membantu para guru dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inovatif. Aplikasi yang dikenalkan yaitu AI dan Wizer.me. Aplikasi Wizer.me sangat membantu bagi para guru IPA dalam membuat soal - soal dengan tampilan yang sangat menarik dengan model soal yang beragam.

 

Di era merdeka mengajar seperti sekarang, media pembelajaran menjadi penting untuk membantu guru dalam menyampaikan pesan-pesan atau materi pelajaran kepada siswanya. Agar lebih mudah dimengerti, lebih menarik, dan lebih menyenangkan kepada siswa dalam kegiatan belajar.




Senin, 23 Oktober 2023

Workshop STEM Education Leadership Tingkatkan Kompetensi Pendidik Berwawasan Global

Sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidikan, mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan IPA dan Pendidikan Dasar mengikuti “Hybrid Workshop STEM Education Leadership”, baik di ruang kelas dan laboratorium Pendidikan IPA Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan. Narasumber Workshop adalah Assoc Prof Tan Aik Ling dari NTU-Singapore yang berlangsung selama dua hari, 18–19 Oktober 2023 dari pukul 08.00-16.00 WIB.

 

Hybrid Workshop STEM Education Leadership merupakan kegiatan pelatihan penerapan pendidikan berbasis STEM (Science, Education, Engineering, Technology) yang diselenggarakan oleh PPSTEMI (Perkumpulan Penggiat Sains Teknologi Rekayasa Matematika Indonesia) yang bekerja sama dengan Temasek Foundation serta meriSTEM di National Institute Education, Nanyang Technological University (NTU) Singapore. Selain mahasiswa dari Universitas Pakuan, Hybrid Workshop STEM Education Leadership juga diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Jember, Universitas Tanjungpura, Universitas Pendidikan Indonesia, guru SMP LH Sangihe, Yayasan Al Muqorobin SMPIT Al Muqorobin – Depok, St Johannes Berchmans School Tangerang, dan guru-guru Cimahi (NURA School).

 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik tingkat SMP maupun SD untuk menghadapi tantangan global dengan menerapkan pendidikan berkelanjutan melalui pembelajaran berbasis STEM. Pendidikan STEM mampu mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk merancang suatu inovasi melalui proses pemecahan masalah yang terjadi kontekstual di kehidupan nyata.

 


Kegiatan workshop memberi kesempatan kepada mahasiswa Magister Pendidikan IPA dan guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis STEM lewat dua masalah global yakni pada bidang kesehatan dan ketahanan pangan. Peserta diminta membuat rancangan inovasi berupa treatment insulin dan juga sistem vertikultur yang paling efektif diterapkan pada masyarakat modern kini. Desain yang dihasilkan kemudian diujicobakan dan dipresentasikan. Secara berkelompok, peserta membuat bola-bola dari sodium alginate menyeraupai kloroplast di laboratorium dan mempresentasikan system vertical farm. Berkat kekompakan dan kerja keras dari mahasiswa SPs UNPAK, Assoc Prof Tan Aik Ling memberikan apresiasi dengan mengatakan bahwa peserta STEM UNPAK telah berhasil merancang vertical farm dengan baik dan sangat rinci.

 

Selama kegiatan Hybrid Workshop STEM Education Leadership, hadir juga Wadek 1 SPs Unpak Prof. Dr. Anna Permanasari, M.Si; Kaprodi Pendidkan IPA dan Pendidikan Dasar yaitu Prof. Dr. Indarini Dwi Pursitasari, M.Si dan Dr. Tustiyana Windiani, M.Pd, serta Dr. Irvan Permana, M.Pd dan Dr. Didit Ardianto, M.Pd. Adapun peserta workshop dari Prodi Magister Pendidikan IPA adalah: Anisa Puteri, Eneng Sri Sumiati, Muhammad Farhan Ramadhan, Wiwin, Embun Khoerunnisa, Adi Carsono, Dody Hermanto, dan Bibit Harianto.

 

Kegiatan berlangsung dengan lancar sesuai dengan jadwal. Antusiasme peserta juga sangat terlihat dalam menjalankan setiap misi yang diberikan pada workshop ini. Peserta berharap pelatihan seperti ini terus dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam mewujudkan generasi masa depan yang berwawasan global.

Selasa, 23 Agustus 2022

SPs Unpak dan FKIP Untirta Gelar Workshop Pengembangan Praktikum IPA di Sekolah

Sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan IPA di sekolah, Prodi Pendidikan IPA Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan (Unpak) bekerja sama dengan Prodi Pendidikan IPA FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbentuk “Workshop Pengembangan Praktikum IPA Inovatif untuk menunjang Sustainable Development Goals (SDG’s)” secara daring (20/8/2022).  Dibuka oleh Dr. Dolly Priatna, M.Si, workshop ini menekankan pentingnya sustainable development goals, khususnya pendidikan berkualitas yang perlu didukung oleh guru-guru hebat dan kreatif.

 

Ketua Pelaksana PkM sekaligus Kaprodi Pendidikan IPA, Prof. Dr. Indarini Dwi Pursitasari, M.Si menegaskan pentingnya praktikum dalam pembelajaran IPA di sekolah. Agar siswa dapat mengembangkan kemampuan hands-on maupun minds-on. Praktikum bukan hanya memverifikasi pengetahuan, namun juga berguna untuk membangun pengetahuan. Oleh karena itu, guru perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mendesain praktikum maupun menghasilkan alat-alat praktikum inovatif menggunakan potensi lingkungan dengan tetap memperhatikan pembangunan secara  berkelanjutan.

 


Dalam sambutannya, Yayan Karyana, M.Pd, Kasie Kurikulum dan Penilaian Disdikbud Kab. Serang, sangat mengapresiasi workshop yang dilakukan Unpak dan Untirta kepada guru-guru IPA di Kab. Serang dalammengembangkan Keprofesian secara Berkelanjutan. Hal senada dikemukakan oleh Lukman Nurhakim, M.Pd, Kaprodi Pendidikan IPA FKIP Untirta yang senang dapat dengan Unpak dalam meningkatkan profesionalisme guru.

 

Bertindak sebagai narasumber dalam workshop ini yaitu Dr. Didit Ardianto, M.Pd, (Kapus Inovasi Unpak dan dosen Prodi Pendidikan IPA SPs Unpak)  yang memaparkan Desain Pratikum IPA dengan Framework Education Sustainable Development (ESD) Goals. Sebagai cara untuk meningkatkan kualitas praktikum IPA yang inovatif untuk siswa SMP, seperti: praktikum berbasis masalah, praktikum berbasis proyek, dan praktikum berbasis STEM. Di sisi lain, Septi Kurniasih, S.Pd., M.Biotek (dosen Prodi Pendidikan IPA FKIP Untirta) menegaskan pentingnya Pengembangan Praktikum IPA berorientasi alam sekitar. Agar praktikum dapat menjadi kegiatan sistematis yang mengajak peserta didik mengamati fenomena untuk memahami suatu konsep melalui pemanfaatan potensi lokal atau alam sekitar.