Semangat dan antusiasme mahasiswa baru mewarnai kegiatan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) 2026 Universitas Lia dengan tema “The Great Start: Navigating the Unknown”. Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah “Profil Mahasiswa Pancasila” yang disampaikan oleh Dr. Syarifudin Yunus, M.Pd., Dosen Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) di Kampus Univ. Lia (17/09/2026). Sesi ini mengajak mahasiswa baru memahami bahwa memasuki perguruan tinggi bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik, tetapi juga mempersiapkan karakter untuk menghadapi kehidupan yang semakin kompleks.
“Sesi profil mahasiswa
Pancasila ini penting untuk membentuk generasi muda yang berkarakter di tengah
dinamika zaman. Bukan hanya menjadi mahasiswa yang punya ilmu pengetahuan dan
akademik tapi memahami karakter Pancasila. Sebagai bekal untuk menavigasi dunia
kampus dalam mencetak lulusan yang unggul” ujar Syarifudin Yunus saat
presentasi. Ikut hadir pula Ismarita Ramayanti, Ph.D (Warek I Akademik, Kemahasiswaan
& Humas Universitas Lia) dan Alver Javi Ketua PKKMB 2026).
Dalam paparannya, Syarifudin
Yunus menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai generasi yang
tidak cukup hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter.
Nilai-nilai Pancasila perlu hadir dalam cara mahasiswa berpikir, bersikap,
berkomunikasi, bekerja sama, dan mengambil keputusan. Menurutnya, kehidupan
kampus merupakan ruang untuk membangun pribadi yang mandiri, bertanggung jawab,
kritis, kreatif, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. Untuk
itu, setiap mahasiswa harus memahami dan memiliki nilai-nilai profil mahasiswa
Pancasila yang terdiri dari: 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak
mulia, 2) berkebinekaan global, 3) bergotong royong, 4) mandiri, 5) bernalar kritis,
dan 6) kreatif.
Tema “The Great Start: Navigating
the Unknown” menjadi semakin relevan karena mahasiswa baru akan memasuki
fase kehidupan yang penuh pengalaman dan tantangan baru. Menjadi mahasiswa yang
dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan, terbuka terhadap perbedaan,
memanfaatkan teknologi secara bijak, serta tetap memiliki prinsip dalam
menghadapi berbagai pilihan. Karakter menjadi kompas ketika seseorang berada
dalam situasi yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Karena itu, keberhasilan
mahasiswa tidak semata-mata diukur dari indeks prestasi, tetapi juga dari
kemampuan menjadi pribadi yang berintegritas dan bermanfaat bagi sesama.
Sesi “Profil Mahasiswa
Pancasila” pun disambut antusias oleh mahasiswa baru Universitas Lia. Interaksi
dan perhatian peserta menunjukkan bahwa pembentukan karakter menjadi bagian
yang penting dalam memulai perjalanan pendidikan tinggi. PKKMB 2026 akhirnya
bukan sekadar pintu masuk menuju kehidupan akademik, tetapi juga momentum untuk
menanamkan kesadaran bahwa masa depan membutuhkan generasi yang tidak hanya
berilmu, tetapi juga berkarakter Pancasila. The Great Start menjadi awal
perjalanan untuk berani menavigasi hal-hal yang belum diketahui dengan ilmu,
karakter, dan nilai-nilai kebangsaan. Salam Pancasila!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar