Ada nasihat bijak yang bagus nih. “Jika tanganmu belum bisa meringankan beban orang lain, setidaknya jangan gunakan mulutmu untuk merendahkan mereka”.
Faktanya dalam hidup ini, tidak
semua orang selalu mampu membantu secara materi, tenaga, atau solusi. Namun,
setiap orang tetap memiliki pilihan untuk menjaga ucapan dan sikapnya.
Kata-kata yang merendahkan sering kali menambah beban psikologis seseorang yang
sedang berjuang, sementara ucapan yang baik dapat menjadi sumber semangat dan
harapan.
Dalam kehidupan sehari-hari,
banyak orang menghadapi tantangan yang tidak terlihat oleh orang lain. Ada yang
sedang kesulitan ekonomi, mengalami masalah keluarga, atau berjuang
meningkatkan kemampuan dirinya. Ketika seseorang menerima kritik yang menjatuhkan
atau ejekan, rasa percaya dirinya dapat berkurang. Sebaliknya, kata-kata yang
menghargai usaha dan proses akan membantu mereka tetap termotivasi untuk
berkembang.
Bila ada orang-orang yang
secara sukarela berkiprah di taman bacaan, jangan diganggu apalagi dihancurkan.
Sebab taman bacaan bukan hanya tempat membaca buku, tetapi juga ruang tumbuh
bagi anak-anak dan masyarakat. Pengelola, relawan, maupun pengunjung perlu
menciptakan suasana yang aman dan mendukung. Anak yang masih terbata-bata
membaca, misalnya, membutuhkan dorongan dan kesabaran, bukan celaan. Lingkungan
yang penuh penghargaan akan membuat mereka lebih berani belajar dan mencoba
hal-hal baru.
Ketika seorang anak kesulitan
membaca sebuah cerita, relawan dapat berkata, “Bagus, kamu sudah berani
mencoba. Ayo kita baca pelan-pelan bersama,” daripada mengatakan, “Masa
begitu saja tidak bisa?” Contoh lain, jika ada remaja yang baru mulai aktif
membantu kegiatan taman bacaan tetapi masih sering melakukan kesalahan, lebih
baik memberikan arahan dengan kalimat, “Terima kasih sudah membantu. Mungkin
bagian ini bisa kita perbaiki bersama,” daripada mengkritiknya di depan
banyak orang. Dengan memilih kata-kata yang membangun, taman bacaan akan
menjadi tempat yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan
rasa percaya diri, kepedulian, dan semangat belajar sepanjang hayat.
Jadi, jika tanganmu belum
bisa meringankan beban orang lain, setidaknya jangan gunakan mulutmu untuk
merendahkan mereka. Hidup akan lebih ringan jika kita memilih kata-kata yang
membangun, bukan yang melukai. Salam literasi!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar