Sebagai bagian menumbuhkan karakter bangsa melalui kreativitas dan apresiasi seni budaya, Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Timur menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP/MTs tahun 2026 yang berlangsung di SMPN 283 dan SMKN 24 Cipayung Jaktim (4-5 Mei 2026).
Ada 8 kreativitas siswa yang
dilombakan seperti: 1) Ilustrasi, 2) Menyanyi Solo, 3) Mendongeng, 4) Menulis
Cerita, 5) Pantomim, 6) Ansambel Campuran 3 Alat
Musik, 7) Tari Kreasi, dan 8)
Kreativitas Musik Tradisional. FLS3N 2026 ini menjadi ajang kompetisi seni dan
sastra bergengsi untuk siswa SMP di wilayah Jakarta Timur 2 untuk mengembangkan
kreativitas siswa.
"FLS3N SMP JT 2 ini
menjadi sarana kreativitas yang diikuti ratusan siswa SMP, di samping menjadi
ajang kompetisi yang positif. Para siswa dari berbagai SMP berkreasi dan
menunjukkan bakatnya, sebagai fondasi penting untuk membangun cara siswa berpikir
dan berkembang yang lebih berkualitas" ujar Horale Tua Simanullang
(Kasudin Pendidikan JT 2) didampingi Agus Wibowo (Koordinator Lomba), Try
Rismayati Kusuma (Wakil Koordinator Lomba), dan Ronald Ferdinan (Sekretaris)
dan Margareta Wiyanti (Bendahara) saat berlangsung acara.
Khusus untuk lomba menulis
cerita bertindak sebagai PJ lomba yaitu Suharya yang menjelaskan Lomba Menulis
Cerita diikuti oleh 104 siswa SMP dari berbagai sekolah. Bertindak sebagai
dewan juri yaitu: Syarifudin Yunus (Universitas Indraprasta PGRI, Reni Nur
Eriyani (UNJ) dan Slamet Slamet Samsoerizal (Praktisi Penulis). Rencananya,
pengumuman pemenang akan dilakukan siang nanti.
Sebagai wadah ekspresi,
bakat, dan kreativitas seni budaya siswa SMP, FLS3N sejatinya dapat membantu
siswa lebih percaya diri. Sebab saat siswa diberi ruang untuk mengekspresikan
ide, maka menjadi lebih berani untuk mencoba, tidak takut salah, dan lebih mandiri
dalam belajar. Bahkan lebih dari itu, kreativitas juga mampu memacu kemampuan
memecahkan masalah. Lebih fokus ke solusi daripada masalah. Sebab kelak di
dunia nyata, apapun tidak selalu punya satu jawaban pasti. Maka siswa yang
terbiasa berpikir kreatif akan lebih siap menghadapi tantangan karena mereka
terbiasa mencari alternatif solusi.
Di tengah dinamika zaman dan
teknologi yang cepat, kemampuan berinovasi jauh lebih bernilai daripada sekadar
pengetahuan statis. Karena itu, FLS3N SMP JT 2 penting untuk memacu siswa SMP
lebih kreatif sehingga punya peluang lebih besar untuk beradaptasi, menciptakan
peluang sekaligus membentuk karakter siswa yang lebih maju. Ajang ini juga menjadi momen untuk membangun budaya literasi siswa. Salam FLS3N!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar