Tampilkan postingan dengan label mau pensiun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mau pensiun. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2026

Cerita Orang Kerja, Gaji Gede tapi Bingung Mau Pensiun?

 

Cerita Orang Kerja, Gaji Gede tapi Bingung Mau Pensiun?

Ini cuma cerita orang kerja aja sih. Teman gue tuh kerjanya keren, di perusahaan multinasional dan jabatannya tinggi. Gajinya sekitar 40 juta per bulan. Setiap gajian, hampir semua dikasih ke  istrinya. Nggak ada yang salah sih, karena begitu seharusnya kan (kata banyak orang).

 

Tapi apa yang terjadi jelang dia pensiun? Ternyata, selama puluhan tahun kerja, dia merasa nggak punya tabungan yang cukup untuk masa pensiunnya. Dia baru tersadar, saat mau pensiun nggak punya apa-apa, nggak ada tabungan. Nggak ada hasil yang bisa dinikmati atau dikumpulkan selama bekerja dua puluhan tahun lebih.

 

Sekitar 5 bulan jelang pensiun, teman gue akhirnya berantem besar dengan istrinya. Dia kesal banget, bahkan hampir mau cerai. Masalahnya, karena uang yang selama ini dikirim habis entah ke mana, nyaris nggak ada sisa atau aset yang kelihatan. Dia anggap istrinya nggak becus kelola uang, akhirnya begitu mau pensiun nggak punya tabungan yang cukup.  

 

Entah buat gaya hidup atau apa? Intinya teman gue bingung mau pensiun. Apalagi bakal nggak punya gaji lagi, sementara biaya hidup harus tetap berjalan. Udah gitu, dia masih punya anak yang kuliah di universitas swasta. Luamayan gede juga UKT. Makin puyeng aja kepala teman gue. Kasihan nggak sih?

 


Saat dia minta saran ke gue, terus apa yang bisa gue bilangin? Akhirnya sebagai teman gue hanya bisa nyatakan prihatin. Sambil berpesan, itulah pentingnya saat bekerja punya dana pensiun atau DPLK. Agar kita tetap punya tabungan di saat pensiun, saat nggak punya gaji lagi. Selain itu, gue kasih tahu. Gaji itu nggak usah semua dikasih ke istri, karena buat jaga-jaga bila terjadi sesuatu pada pekerjaan kita. Sekalian buat mengajarkan ke istri (perempuan) juga harus punya kesadaran untuk mengelola gaji suami dengan bijak. Biar paham susahnya cari uang, susahnya orang kerja. Jangan mentang-mentang suami punya gaji gede, seolah-olah uang itu gampang.

 

Orang kerja itu risikonya tinggi. Kalau nggak di PHK atau disuruh berhenti ya dibikin nggak betah di kantor biar resign. Maka gaji mau segede apapun, tetap aja ada batasnya. Nggak terus-terusan punya gaji gede. Belum lagi stress dan tekanan mental selama kerja, apalagi kalau bos-nya ribet.   

 

Dari kondisi teman itu, akhirnya gue cuma bisa membatin. Kasihan banget ya orang kerja yang banting tulang bertahun-tahun tapi akhirnya sadar dirinya nggak punya apa-apa. Malah jadi bingung saat mau pensiun, bakal hidup dengan uang dari mana? Karena nggak punya tabungan untuk hari tuanya sendiri. Yuk siapkan pensiun!