Sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis berdasar prestasi dan keahlian, SMA TQT Madinatul Quran menggelar "Pelatihan Menulis Portofolio” yang diikuti 47 santri kelas XI (23/10/2026). Selain dilatih menulis berdasar bukti nyata atau hasil karya, pelatihan ditargetkan setiap siswa menulis portofolio diri masing-masing agar dapat diterbitkan menjadi buku antologi siswa. Dibuka oleh KH. Ayat Bahrul. M.Pd.I (Direktur Yayasan Madinatul Qur'an Depok) didampingi Suriyanto, S.Si, M.M (Kepala SMA TQT Madinatul Quran) dan Muhamad Azis S.Pd. (Guru Bahasa Indonesia), pelatihan menulis portofolio ini dibimbing langsung oleh Dr. Syarifudin Yunus, M.Pd, dosen FBS Unindra dan penulis populer serta pegiat literasi TBM Lentera Pustaka. Pelatihan ini sudah memasuki tahun ke-6 yang digelar secara rutin di SMA TQT Madinatul Quran.
“Kami sangat senang bisa
menggelar pelatihan menulis untuk para santri kelas XI. Selain membaca Al Quran
dan menjadi hafizh, SMA TQT Madinatul Quran juga membekali siswa dengan akhlak
dan keterampilan, termasuk menulis. Agar bisa m=bisa menulis dari apa yang
dilihat, didengar dan dialami sendiri. Saya berharap nantinya ada santri yang
mahir menulis dari pelatihan ini” ujar KH Ayat Bahrul. M.Pd.I, Direktur Yayasan
Madinatul Qur'an Depok saat membuka acara hari ini.
Bertajuk “Apa dan Bagaimana
Tulisan Portofolio”, pelatihan menulis santri kelas XI SMA TQT Madinatul Quran menegaskan
pentingnya membuat portofolio diri siswa berdasar bukti nyata, bukan cerita. Intinya,
siswa diajak untuk menemukan prestasi dan keahlian seperti menjadi hafizh 30
juz sebagai portofolio diri. Dengan dibuktikan sebagai seoarang hafizh, maka
siswa tidak perlu bercerita. Cukup tunjukkan bukti dalam hafalan Al Quran.
Dalam paparannya,
Syarifudin Yunus, menekankan menulis portofolio adalah proses menyusun,
mendokumentasikan, dan menyajikan kumpulan karya, prestasi, serta pengalaman
terbaik secara sistematis untuk membuktikan keterampilan dan kompetensi yang
dimiliki seseorang. Sebab tulisan portofolio berfungsi sebagai dokumentasi
terhadap kemampuan dan prestasi yang dimiliki, sumber informasi atas prestasi yang
pernah dicapai seseorang sekaligus menjadi bukti “ini karya saya” (bukan siapa
saya?)
Karena itu, dalam
sesi pelatihan ini, setiap siswa diajak untuk menuliskan hal-hal penting dalam
portofolio seperti: membuat biografi singkat dalam 5 kalimat, menemukan keahlian,
pendidikan, menuliskan prestasi yang pernah
dicapai dengan contoh nyata dan membuat references atau testimoni atas portofolio
yang dimiliki. Sebagai tugas pelatihan, setiap siswa diminta untuk membuat portofolio
diri secara lengkap yang berisi nama + foto, profil singkat, keahlian, pendidikan
dan prestasi secara lengkap yang dibuat dengan desain yang menarik.
“Alhamdulillah, saya senang
bisa hadir kembali dan berbagi cara menulis ke para santri penghafal Al Quran
di SMA TQT Madinatul Quran ini. Sungguh luar biasa, para santrinya sangat aktif
dan punya tekad kuat untuk bisa menulis. Semoga dari pelatihan ini bisa lahir satu
buku kumpulan portofolio santri yang menginspirasibanyak orang tentang hebatnya
anak-anak penghafal Al Quran” ujar Syarifudin Yunus saat pelatihan.
Sebagai sekolah tahfizh terbaik
di Depok, SMA TQT Madinatul Quran memiliki komitmen yang besar untuk terus
meningkatkan kompetensi siswa, di samping menjadi tahfizh andal. Pelatihan
menulis ini mengajak para santri untuk praktik menulis secara langsung. Dari
kata sederhana yang kemudian dikembangkan menjadi kalimat hingga menjadi
tulisan portofolio. Di akhir sesi, para santri sangat antusias dengan bertanya
tentang cara dan tips menulis yang bauk dan menarik.
Untuk diketahui, lulusan SMA
Tahfizh Al-Qur'an Terpadu (TQT) Madinatul Qur'an Depok tergolong mengagumkan.
Diantaranya, 5 siswa berhasil kuliah di kampus Al Azhar Mesir, 5 siswa di
Kampus Kuips Malaysia, di Madinah, dan banyak siswa mampu bersaing dan kuliah
di kampus negeri ternama di Indonesia. Melalui pola pembelajaran yang
terstruktur, para santri di SMA TQT Madinatul Quran mampu bersaing dan memiliki
keterampilan yang memadai, termasuk menulis. Saat ini, SMA TQT Madinatul Quran
dikenal sebagai pesantren tahfizh terbaik di Depok. Menulis butuh bukti, bukan
perkataan. Salam literasi #SMATQTMadinatulQuran #PelatihanMenulisSiswa
#GerakanLiterasiSekolah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar