Murai batu tak pernah sibuk menghitung seberapa jauh burung lain terbang. Ia hanya tahu ke mana arah yang ingin dituju. Begitu pula kiprah menyediakan akses bacaan bagi anak-anak melalui motor baca keliling yang dilakukan TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung salak Bogor. Dengan mengendarai motor, relawan TBM Lentera Pustaka memilih untuk fokus pada tujuan: membawa buku lebih dekat kepada anak-anak, terutama di kampung-kampung yang belum mudah menjangkau perpustakaan atau taman bacaan.
Setiap perjalanan motor baca
keliling bukan sekadar membawa tumpukan buku, tetapi membawa kesempatan.
Kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal dunia yang lebih luas, menemukan
cerita baru, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan membangun mimpi melalui bacaan. Mungkin
langkah ini terlihat sederhana, tetapi kami percaya perubahan besar selalu
dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten.
Dalam perjalanannya, kiprah
motor baca keliling mungkin ada tantangan, keterbatasan, atau suara yang
membuat kita ragu. Namun seperti murai batu yang terus terbang menuju arah yang
dituju, relawan TBM memilih untuk tetap fokus, sabar, dan bertahan. Karena
keberhasilan bukan semata tentang seberapa jauh kita bergerak, tetapi tentang
seberapa banyak manfaat yang dapat kita hadirkan di sepanjang perjalanan.
Setiap Minggu, MOtor BAca KEliling (MOBAKE) TBM
Lentera Pustaka seharian bergerak untuk melayani lebih dari 130 anak usia
sekolah di 4 kampung di kaki Gunung Salak Bogor untuk membaca buku. Aktivitas
literasi ini menekankan pada penyediaan akses bacaan kepada anak-anak, di
samping meningkatkan kegemaran membaca. TBM Lentera Pustaka meyakini tidak ada
minat baca tanpa tersedianya akses bacaan. Difasilitasi 12 relawan TBM Lentera
Pustaka, kegiatan MOBAKE menyusuri jalan dan menuju Kp. Calobak dan ke Kp.
Kemang di Desa Sukaluyu. Setelah makan siang dilanjutkan ke kp. Sinarwangi dan
berakhir di Kp. Gadog Tengah Desa Sukajadi. Para orang tua di setiap Lokasi pun
ikut menyaksikan proses membaca anak-anaknya.
Relawan MOBAKE TBM Lentera
Pustaka dengan sepenuh hati menjalankan aktivitas motor baca keliling. Tujuannya, untuk
sediakan akses bacaan ke anak-anak yang di wilayahnya tidak ada tempat membaca
buku. Dan terbukti, masih ada animo anak-anak Indonesia untuk membaca buku.
Asal tersedia akses membaca, maka minat baca tetap besar. Seperti kiprah motor
baca keliling yang menghampiri kampung-kampung untuk mengajak anak-anak membaca
buku. MOBAKE TBM Lentera Pustaka yang digagas langsung oleh Pendiri TBM Lentera
Pustaka sejak Februari 2022, hingga kini masih berlangsung dan berkeliling
sediakan akses buku bacaan ke kampung-kampung. Dengan membawa lebih dari 200
buku dan 2 buah tikar, motor baca keliling setiap hari Minggu menyusuri
jalan-jalan berliku dan tanjakan hanya untuk menyediakan akses bacaan secara
konsisten dan sepenuh hati.
Maka saat berkiprah di taman
bacaan atau motor baca keliling, tetaplah fokus pada tujuan, nikmati proses,
dan biarkan hasil berbicara. Biarlah motor baca keliling terus melaju dari satu
tempat ke tempat lain, dari satu anak ke anak berikutnya, membawa buku,
pengetahuan, dan harapan. Sebab setiap halaman yang dibaca hari ini bisa
menjadi awal dari mimpi besar yang tumbuh di masa depan. Salam literasi!
.jpg)


.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar