Bertajuk “Menabung Sejak Dini, Membangun Masa Depan”, Bank Sinarmas menggelar edukasi literasi keuangan untuk anak-anak usia sekolah di TBM Lentera Pustaka (12/4/2026). Peogram literasi keuangan ini menjadi langkah nyata Bank Sinarmas dalam mengenalkan pengelolaan keuangan kepada anak-anak usia sekolah sejak dini. Kegiatan yang berlangsung di kaki Gunung Salak, Bogor ini diikuti 60-an anak pembaca aktif TBM Lentera Pustaka dengan suasana yang interaktif.
Bertindak sebagai Narasumber Syarifudin Yunus, edukator dana pensiun
yang menjelaskan akan pentingnya menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan,
hingga mengenal fungsi bank dalam kehidupan sehari-hari. Program ini menjadi
bagian dari komitmen CSR Bank Sinarmas dalam mendukung pendidikan dan gerakan
literasi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Bank Sinarmas memberikan penyuluhan
sederhana mengenai kebiasaan mengelola uang secara bijak melalui metode cerita,
kuis, dan simulasi menabung. Anak-anak tampak antusias saat diperkenalkan
dengan budaya menabung melalui rekening SIMPEL (Simpanan Pelajar) yang
dirancang khusus bagi pelajar. Pendekatan yang digunakan dibuat ringan dan
mudah dipahami agar anak-anak tidak hanya mengenal uang sebagai alat belanja,
tetapi juga sebagai sarana merencanakan masa depan. Program ini sekaligus
memperkuat budaya literasi finansial yang selama ini dikembangkan TBM Lentera
Pustaka.
Bank Sinarmas menegaskan pendidikan literasi keuangan bagi anak-anak
sangat penting di tengah perkembangan era digital dan konsumtif saat ini. Anak-anak
perlu dibekali kemampuan mengelola uang sejak dini agar tumbuh menjadi generasi
yang mandiri, bijak, dan memiliki tanggung jawab finansial. Kolaborasi antara
dunia perbankan dan taman bacaan dinilai menjadi contoh praktik baik yang mampu
menghadirkan pendidikan nonformal yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga membuka wawasan anak-anak
terhadap dunia keuangan dan perbankan.
Program literasi keuangan Bank Sinarmas di TBM Lentera Pustaka
memperlihatkan bahwa taman bacaan bukan hanya tempat membaca buku, tetapi juga
ruang pembelajaran kehidupan. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar
bahwa masa depan dapat dipersiapkan dari kebiasaan kecil, seperti rajin
menabung dan hidup hemat. Kegiatan tersebut diharapkan terus berlanjut dan
menjadi inspirasi bagi lembaga keuangan lainnya untuk ikut mendukung pendidikan
literasi dan pemberdayaan anak-anak di komunitas masyarakat. Salam literasi!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar