Bank Sinarmas menggelar program edukasi keuangan bagi kaum ibu sebagai upaya meningkatkan literasi finansial keluarga dan memperkuat peran perempuan dalam mengatur ekonomi rumah tangga di TBM Lentera Pustaka (3/5/2026). Kegiatan yang berlangsung secara interaktif tersebut diikuti 35 ibu rumah tangga pengantar anak ke TBM, pelaku UMKM, dan anggota komunitas perempuan yang antusias mempelajari cara mengelola keuangan secara bijak. Bertindak sebagai narasumber Syarifudin Yunus, edukator dana pensiun yang menjelaskan pentingnya menabung, membuat anggaran rumah tangga, hingga menghindari perilaku konsumtif dan jebakan pinjaman ilegal.
Melalui program ini, Bank Sinarmas menekankan bahwa kaum ibu memiliki
peran strategis sebagai pengelola keuangan keluarga. Karena itu, kemampuan
mengatur pemasukan dan pengeluaran rumah tangga menjadi keterampilan penting
yang harus dimiliki. Para peserta juga diberikan edukasi mengenai perencanaan
keuangan jangka panjang, seperti dana pendidikan anak, dana darurat, dan
persiapan masa pensiun keluarga. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa
sederhana agar mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari.
Selain materi pengelolaan keuangan, peserta juga dikenalkan pada
layanan perbankan digital yang aman dan praktis. Diperkenalkan pula layanan
perbankan dari Bank Sinarmas seperti produk tabungan, penggunaan mobile
banking, transaksi non tunai, hingga pentingnya menjaga keamanan data pribadi
dalam transaksi digital. Edukasi tersebut dinilai penting mengingat semakin
banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan keuangan berbasis digital dalam
aktivitas sehari-hari. Para ibu diharapkan mampu menjadi pengguna layanan
keuangan yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab.
Program edukasi keuangan ini mendapat sambutan positif dari peserta
karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi kehidupan keluarga. Banyak peserta
mengaku lebih memahami cara menyusun prioritas kebutuhan dan pentingnya
disiplin dalam mengelola uang. Bank Sinarmas berharap kegiatan semacam ini
dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak perempuan
Indonesia yang memiliki kemampuan literasi keuangan yang baik. Dengan ibu yang
cerdas finansial, keluarga akan menjadi lebih mandiri, sejahtera, dan siap
menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Salam literasi!
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar