Kamis, 11 Juni 2026

Melatih Kejujuran Anak via Membaca

Sudah pasti, bahwa kebiasaan berbuat jujur akan membuat hidup kita senantiasa berjalan di atas kebenaran. Sementara kebiasaan berbohong hanya akan membuat hidup kita berjalan di atas tumpukan masalah. Maka jangan pernah tanya ke pembohong kenapa dia berbohong; karena untuk menjelaskannya, dia harus berbohong lagi. Pembohong biasanya karena tidak senang membaca. Sebab jarang membaca berarti jarang jujur.

 

Membaca buku itu dapat melatih kejujuran karena melalui cerita, pengalaman tokoh, dan berbagai nilai kehidupan yang disajikan, pembaca belajar memahami pentingnya berkata dan bertindak sesuai kenyataan. Banyak buku menggambarkan konsekuensi dari kebohongan serta manfaat yang diperoleh ketika seseorang bersikap jujur. Dari situ, pembaca dapat merefleksikan perilakunya sendiri dan terdorong untuk menerapkan nilai kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

 

Selain itu, membaca buku juga membantu seseorang mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kesadaran diri. Ketika membaca, seseorang diajak untuk memahami fakta, membedakan antara informasi yang benar dan yang menyesatkan, serta menghargai kebenaran. Kebiasaan ini membentuk karakter yang lebih terbuka dan bertanggung jawab, sehingga kejujuran tidak hanya menjadi sebuah nilai yang dipahami, tetapi juga menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam berbagai situasi.




Karena itu, TBM Lentera Pustaka sudah melatih kejujuran anak-anak sedini mungkin melalui kebiasaan membaca buku. Selain jujur, membaca buku juga dapat mengisi aktivitas anak-anak secara positif. Karena itu, hingga kini TBM Lentera Pustaka masih komit dan konsisten menjalankan aktivitas membaca buku di taman bacaan dan motor baca keliling.

 

Sejatinya, menjadi jujur itu mungkin terkadang menyakitkan. Akan tetapi, pada akhirnya kejujuranlah yang akan menyelamatkan kita dari jerat kebohongan. Biasakanlah jujur, meski itu pahit. Tetaplah menjadi orang jujur, tidak mudah tapi ia selalu berharga. Ketaatan kita adalah bukti bahwa Tuhan bekerja dalam setiap bagian hidup agar kita tidak kehilangan arah. Salam literasi!

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar