Senin, 11 Mei 2026

Raden Pardede di Seminar ADPI: Krisis Masih Jauh Tapi Dana Pensiun Harus Hati-hati dalam Investasi

Sebagai bagian dari antisipasi terhadap kondisi ekonomi dan geopolitik yang terus berdinamika, Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menggelar Seminar “Penguatan Strategi Investasi Dana Pensiun melalui Outlook Ekonomi, Pendekatan Liability Driven Investment (LDI), dan Tata Kelola serta Standar Akuntansi yang Berkelanjutan” di Jakarta (12/05/2026). Acara ini menghadirkan keynote speaker Iwan Pasila, Deputi Komisioner Bidang Pengawasan  Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun - OJK dan dihadiri 100 peserta dari pengelola dana pensiun dan pengurus DPP ADPI. Turut hadir pula Ronald dari Kemenkeu RI dan Asep Suwondo dari OJK.

 

"Seminar penguatan strategi investasi ini penting untuk dana pensiun. Karena di tahun 2045 nanti, kontribusi dana pensiun diharapkan mencapai 60% dari GDP. Inilah tantangan kita bersama untuk memastikan kesejahteraan yang memadai masyarakat Indonesia di masa pensiun" ujar Iwan Pasila dalam pemaparannya.

 

Dalam sambutannya, Abdul Hadi, Ketua Perkumpulan ADPI berharap seminar yang memaparkan outlook ekonomi, Liability Driven Investment (LDI), dan Tata Kelola serta Standar Akuntansi yang Berkelanjutan dapat memperkuat strategi investasi dana pensiun. “Seminar ini sangat penting untuk pelaku dana pensiun, khususnya anggota ADPI. Selain untuk mengoptimalkan tata kelola dana pensiun, seminar ini juga untuk meningkatkan kapasitas investasi dana pensiun” kata Abdul Hadi, Ketua ADPI.

 

Tampil sebagai pembicara pada sesi 1, Raden Pardede (Ekonomi senior) yang memaparkan "Economic & Market Outlook 2026: Tantangan dan Peluang bagi Investasi Dana Pensiun” yang dimoderatori Chairi Pitono, Waka 1 ADPI.

"Terlepas dari kondisi geopolitik yang terjadi, saya sering menyatakan bangsa yang besar harus memperkuat asuransi dan dana pensiun secara lebih berkualitas. Dana pensiun harus tetap hati-hati di kondisi ekonomi saat ini meskipun krisis masih jauhlah, investasinya harus prudent" ujar Raden Pardede mengawali presentasinya.

 


Pada sesi siang, seminar ini menghadirkan panelis 1) Randy Sugiarto Wijoyo CFA, Head of Product & Distribution Bahana TCW yang membahas "Liability Driven Investment (LDI): Menjembatani Ketidaksesuaian Aset dan Liabilitas untuk Optimalisasi Investasi dan Stabilitas Rasio Kecukupan Dana” dan  2) Yakub, Direktur IAI bertajuk “Standar Akuntansi Investasi Fixed Income Dana Pensiun dan Penguatan  Tata Kelola untuk Mendukung Liability Driven Investment (LDI)” yang dimoderatori Siti Rakhmawati, Pengurus ADPI.                       

 

Selain menjadi bagian untuk meningkatkan kompetensi SDM dana pensiun, seminar ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta terkait strategi investasi dana pensiun yang lebih kompetitif dengan tetap mengacu pada kewajiban pembayaran manfaat pensiun kepada pesertanya. Salam #YukSiapkanPensiun #HumasADPI



Tidak ada komentar:

Posting Komentar