Tidak semua hal harus kita tahu. Tidak semua ruang harus kita masuki. Dan tentunya, tidak semua pembicaraan harus kamu tanggapi. Tidak semua omongan orang harus digubris, justru sebaiknya diabaikan. Bukan hanay omongannya tapi orangnya sekaligus.
Sebab, ada tenang yang lahir dari batas. Ada selamat yang datang dari menahan
diri. Maka tetapkan batas kita. Tahu batasan kita, apa dan sampai di mana? Tahu
batas, bukan untuk menjauh dari orang lain. Tapi untuk menjaga hati kita tetap
utuh.
Tidak diajak,
jangan ikut Tidak diprioritaskan, jangan memprioritaskan Tidak didengarkan, jangan lanjut bicara. Tidak
dikasih tahu, jangan kepo. Tidak dilibatkan, jangan ikut campur. Tidak diminta,
jangan umbar saran. Itu semua perilaku tahu batas, bahkan bisa jadi tahu diri.
Seperti anak-anak
pembaca aktif di TBM Lentera Pustaka. Secara rutin membaca buku di taman
bacaan, bukan hanya untuk menambah wawasan-pengetahuan. Tapi untuk tahu batas
diri dan mengisinya dengan kegiatan membaca. Sebab di taman bacaan selalu
melatih fokus untuk memperbaiki diri melalui pesan-pesan bacaan. Membaca
jadi asyik dan menyenangkan. Dan di taman bacaan, jadi tahu batas diri.
Tahu batas, pasti
membuat membuat kita jauh lebih tenang dan tidak melukai orang lain. Itulah self
respect, bukan untuk menghindar atau sombong. Tapi untuk tahu batas diri dan nilai
diri kita sendiri. Kita berhak berada ada di tempat yang benar!
.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar