Saat berteman, cukup sewajarnya saja dengan teman. Tidak usah terlalu dekat. Tidak juga terlalu jauh. Terlalu dekat akan membuat oversharing. Terlalu jauh pun akan kaku dan terasa asing. Ingat, terkadang meski sudah merasa dekat sekalipun, tidak menjamin orang lain bisa memiliki prinsip yang sama dengan kita.
Berteman, jaga kisahmu jaga ceritamu.
Itu bukan larangan. Tapi ada makna untuk merawat, melindungi, dan
bertanggung jawab atas diri sendiri. Bukan sekadar menyimpan, tapi juga
berhati-hati dalam berteman. Menjaga prinsip dalam berteman, menjaga nilai-nilai
personal.
Jaga kisahmu. Sebab tiap orang punya perjalanan hidup pribadi. Pengalaman,
luka, kegagalan, dan kemenangan yang dimiliki kita. Semua kisah pasti bersifat
personal dan bernilai emosional. Jaga ceritamu. Tidak semua hal bisa diceritakan,
tidak semua bisa dibagikan kepada orang lain. Cerita hidup adalah privacy, tidak
harus diceritakan kepada siapapun. Maka, tidak semua pengalaman harus diumbar,
dan tidak semua orang berhak atas cerita hidup kita. Ada kebijaksanaan dalam
memilih apa yang disimpan sebagai kisah pribadi dan apa yang dibagikan sebagai
cerita. Hargai pengalaman hidupmu, dan bijaklah dalam membagikannya.
Teman, ada yang bisa tetap menjaga rahasia meski sudah kecewa.
Terkadang tidak sedikit yang pertemanan bubar, aib pun dibongkar. Ingat, teman
yang baik tidak memandangmu sebagai mangsa. Teman yang baik harusnya melihatmu
seperti manusia yang setara. Maka, jaga kisahmu jaga ceritamu.
Terkadang, ada hal yang bisa dishare ke orang lain. Tapi lebih banyak
hal yang cukup dipendam tanpa harus dibagikan. Agar tidak jadi “bahan gosip”
untuk seorang teman. Sebab hari ini, tidak sedikit teman yang tersenyum di
depan tapi mencibir di belakang.
Hati-hati dalam berteman, bijaklah dalam pertemannan. seorang teman
yang baik adalah orang yang akan selalu melihat kebaikan dalam dirimu, dan
membuatmu menjadi lebih baik. Tapi bila ada di dekat kita, teman yang selalu
mencari keuntungan dari kebaikanmu dan tidak pernah berharap kamu menjadi baik
maka dia bukanlah teman yang baik.
Maka lebih baik, bertemanlah dengan orang-orang taman bacaan. Insya Allah,
bisa lebih baik dan lebih bermanfaat. Salam literasi!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar