Saat membaca buku di tengah hutan di Leuweung Bobojong jalur Curug pariuk, saya sedikit merenung. Jangan pernah sekali-kali meremehkan orang lain, apalagi “orang kecil” yang dianggap tidak berdaya. Bahaya dan bisa berbalik ke kita. Jangan pula meremehkan buku bila belum bisa membacanya.
Sejatinya, setiap orang punya kelebihan yang tidak kita tahu.
Orang yang tampak biasa hari ini bisa jadi luar biasa besok. Banyak orang
sukses berawal dari diremehkan. Meremehkan itu kesombongan, bukan keunggulan.
Merasa lebih hebat membuat kita menutup diri dari belajar, dari membaca buku.
Padahal, orang yang rendah hati justru lebih cepat berkembang.
Maka jangan meremehkan orang lain. Sebab kita tidak tahu
perjuangan orang lain. Setiap orang punya cerita, punya luka, dan usaha yang
tidak terlihat. Meremehkan orang lain bukan hanya melukai hati tapi bisa
menjadi “karma” bagi diri kita sendiri.
Di tengah hutan, semua orang tampak kecil dan tidak ada
apa-apanya. Mau setinggi apapun kedudukan kita, jangan pernah memandang kecil
terhadap orang yang masih di bawah kita. Ingatlah, kita sama-sama membutuhkan.
Bahkan ketika kita tidak bisa turun dari pohon yang tinggi pun orang di
bawahlah yang pasti membantu kita.
Ketahuilah, dari atas pohon orang di bawah memang terlihat kecil.
Tapi orang yang di bawah pun melihat orang yang di atas pohon begitu kecil.
Bahkan bisa jadi orang di bawah tidak melihatnya sedikitpun, karena terhalang
daun yang sangat lebar. Karenanya, jangan meremehkan orang kecil. Sebaliknya
orang kecil pun tidak perlu bersedih hati. Jangan pula berkecil hati ketika
dipandang rendah, Namun jadikanlah motivasi agar tidak selalu menjadi
perbandingan. Dan jadikan ocehan itu sebagai tempaan, untuk meningkatkan
kualitas diri menjadi lebih baik.
Hidup ini berputar, apapun motifnya. Kadang orang yang kita
pandang rendah justru nanti menjadi orang yang bisa menolong kita. Nasib bisa
berubah kapan saja. Menghargai orang lain itu sehat. Rasa hormat pun dapat
melahirkan kepercayaan dan kerja sama, dua hal yang sangat penting dalam
pekerjaan dan kehidupan sosial.
Ketahuilah, nilai seseorang bukan dari tampilan atau pangkatnya
tapi dari karakternya. Orang kecil adalah tempat belajar sikap sederhana,
menerima apa adanya, dan tidak banyak mengeluh. Orang yang merasa tinggi, punya
pangkat belum tentu bisa seperti orang kecil.
Maka jadilah yang terbaik dari diri masing-masing. Tidak usah jadi
orang besar atau tinggi bila gampang merendahkan orang lain. Cukup jadi orang
kecil yang baik dan terbaik yang kita bisa. Maka, jangan remehkan siapa pun,
karena setiap orang sedang berjuang dalam cerita yang tidak kita tahu. Dan
jangan remehkan sebuah buku belum punya waktu untuk membacanya. Salam
literasi!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar