Rabu, 06 Mei 2026

Orang Bisa Terlihat Baik Saat Semuanya Berjalan Sesuai Harapan

Dari persfektif literasi, orang bisa terlihat baik saat semuanya berjalan sesuai keinginannya. Asal semua yang berjalan sesuai harapannya, pasti baik. Tapi coba lihat, bagaimana saat sia kecewa? Saat tidak diuntungkan, ketika tidak mendapatkan yang dia mau? Di situlah karakter asli seseorang keluar. Jadi, kondisi ini patut dipertimbangkan dalam pergaulan atah hubungan kerja. 

 

Memang, membaca orang itu bukan soal insting semata. Tapi soal mau memperhatikan pola. Gimana reaksinya atas hal-hal yang sesuai harapan dan tidak sesuai harapan. Apakah dia konsisten? Apakah ucapannya sejalan dengan tindakannya? Dan apakah dia menghargai orang lain atau hanya di saat butuh saja?  

 

Semua orang bisa terlihat baik di momen tertentu. Tapi tidak semua orang bisa konsisten dalam waktu lama. Masalahnya, banyak orang yang sudah melihat tanda-tandanya. Tapi memilih untuk mengabaika karakternya. Karena berharap orang itu akan berubah.   

 

Padahal kenyataannya sederhana. Orang tidak akan berubah hanya karena kita menyenanginya. Orang tidak akan berubah saat harapannya tidak tercapai. Jadi sebelum terlalu jauh, belajarlah pelan-pelan tentang karakter orang. Utamanya orang-orang di dekat kita, karena lingkungan dekat sangat berpengaruh besar membentuk pikiran dan perilaku kita. Amati, saring, lalu jujur pada apa yang kita lihat. Bila baik yang pertahankan, bila buruk ya tinggalkan.

  


Seperti orang yang membaca buku, ada yang sesekali ada yang jadi kebiasaan. Ada yang tetap membaca buku sekalipun di tempat sepi. Tapi tidak sedikit orang yang membaca buku di saat ramai. Karena membaca buku, bisa jadi alat pembentuk “image”. Biar dibilang apa saat kita membaca buku? Ada yang menjadikan membaca buku untuk pujian dan popularitas. Tapi ada juga yang tetap membaca buku secara diam-diam, tanpa perlu validasi dari orang lain atau mana pun.

 

Itulah pentingnya “membaca”. Karena sekali kita salah membaca, maka yang kita hadapi bukan cuma kecewa. Tapi waktu yang terbuat percuma dan tidak bisa diulang lagi. Salam literasi!

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar