Sabtu, 09 Mei 2026

Aku Sudah Tidak Memaksa Diri untuk Punya Banyak Teman

Aku sudah tidak memaksa diri untuk punya banyak teman. Aku juga mulai membatasi pergaulan. Tidak lagi sibuk mencari tempat untuk diterima. Tidak gemar lagi berkata-kata tanpa makna. Dan tidak lagi sedih kalau tidak diajak ke mana-mana. Aku biasa-biasa saja, dan tetap membaca buku.

 

Ternyata, semakin banyak membaca buku. Aku mulai sadar. Betapa melelahkannya terus- menerus menyesuaikan diri agar diterima orang lain. Betapa capeknya mengejar validasi orang lain. Tertawa saat sebenarnya lelah. Ngobrol saat sebenarnya kosong, Berusaha nyambung padahal di dalam hati merasa asing. Dan terlihat akrab padahal jauh. Dan aku sadar, sudah terlalu lama melakukan itu. Sebuah perbuatan yang tidak banyak manfaatnya.

 

Terlalu lama memaksa diri bertahan di tempat yang tidak pernah benar-benar seperti rumah. Sampai akhirnya aku memilih mundur pelan-pelan. Mengambil sebuah buku dan menyendiri. Menikmati sambil mensyukri apa yang menjadi jalan hidupku.

 


Bukan karena smbong atau membenci siapa-siapa. Aku cuma lebih menikmati waktuku sendiri. Lebih nyaman dengan duniaku yang kecil. Lebih tenang tanpa selalu menjelaskan diri. Sepertinya, aku memang bukan manusia yang ditakdirkan untuk ramai.

 

Kata orang-orang, aku manusia tanpa circle. Ya, tidak apa karena aku lebih suka membaca buku. Agar tetap jujur pada diri sendiri, tetap apa adanya. Dan tetap konsisten menjaga diri untuk terus memperbaiki diri. Salam literasi!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar