Kamis, 02 April 2026

Simulasi Praktis: Berapa Persen dari Gaji untuk Nabung Pensiun?

Seorang pekerja muda bertanya, berapa saya harus menabung untuk bisa hidup nyaman di hari tua? Menarik sih, bila pekerja muda punya kesadaran untuk mempersiapkan masa pensiun. Tergolong langka, karena biasanya pekerjanya lebih grandrung pada gaya hidup dan perilaku konsumtif. Karenanya, harus dibantu jelaskan sebagai bagian edukasi akan pentingnya mempersiapkan masa pensiun.

 

Ini hanya perhitungan atau simulasi sederhana tapi realistis untuk dana pensiun. Sebut saja si pekerja muda namanya Raka. Usia sekarang 25 tahun dan telah bekerja dengan gaji: Rp5 juta per bulan. Akan pensiun di usia 60 tahun dan target biaya hidup saat pensiun sebesar 70% dari gaji = Rp3,5 juta per bulan

 

Nah, berapa kebutuhan dana pensiun Raka? Kita asumsikan Raka akan hidup setelah pensiun selama 20 tahun. Bila pensiun di usia 60 tahun, maka masa pensiun yang dijalani hingga 80 tahun tanpa gaji lagi.  Maka perhitungan kebutuhan dana pensiunnya sekitar Rp3,5 juta × 12 bulan × 20 tahun = = Rp840 juta (tapi belum termasuk inflasi).

 

Bila termasuk inflasi setiap tahun, misal inflasi 5% per tahun. Maka nilai Rp3,5 juta di masa depan bisa jadi sekitar Rp10–15 juta per bulan saat pensiun. Artinya, kebutuhan dana pensiun total bisa mencapai Rp2–3 miliar.  Begitu kira-kira simulasinya.

 

Jadi, Raka harus harus nabung berapa per bulan? Sedanainya saja target dana (termasuk inflasi) sebesar Rp2,5 miliar dengan masa menabung selama 35 tahun (dari mulai bekerja) dengan imbal hasil investasi: 8%/tahun. Diperkirakan harus menabung sekitar Rp1–1,5 juta/bulan. Atau sekitar 20%-25% dari gajinya sekarang (mau tidak ya?).

 


Penting diketahui, simulasi ini memang uang yang disisihkan untuk dana pensiun kelihatan besar (20% dari gaji). Tapi kalau dibagi waktu panjang (35 tahun) menjadi “ringan”. Justru yang bikin berat itu bila 1) telat menabung untuk pensiun dan 2) tidak konsisten atau tidak disiplin untuk menabung.

 

Perbandingannya sederhana. Bila mulai usia 25 menabung ±1 juta per bulan, maka target pensiun Rp. 2,5 miliar bisa dicapai. Tapi bila ditunda mulainya di usia 35, justru nilai yang harus ditabung bisa jadi Rp. 2–3 juta per bulan. Selisih waktu cuma 10 tahun, tapi beban yang harus ditabung bisa jadi 2–3x lipat.

 

Karenanya, menabung untuk pensiun bukan soal mampu atau tidak tapi soal kapan berani memulai. Dana pensiun itu untuk kesinambungan penghasilan di hari tua. Untuk kemandirian finansial saat pensiun agar tidak bergantung pada anak atau keluarga. Lebih baik siapkan dana pensiun sejak dini, bila mau nyaman di hari tua. #YukSiapkanPensiun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar