Pernah nggak lihat orang yang nyaman banget saat membaca buku sendiri? Di perpustakaan, diangkutan umum, di taman bacaan atau bahkan di suatu tempat. Keren kan, berani baca sendiri sementara orang banyak lebih memilih nongkrong di kafe atau ngerumpi bareng. Lalu, apa artinya orang yang berani membaca sendiri?
Jadi, bila ada di dekat kita, orang yang berani membaca sendiri
itu berarti orangnya sudah nyaman dengan kesendirian. Sebagai tanda bahwa ia
telah melewati fase pertumbuhan diri (inner growth) yang signifikan. Sebab membaca
sendiri menunjukkan kenyamanan dengan diri sendiri. Tidak semua orang nyaman
berada dalam kesendirian. Banyak orang merasa perlu ditemani atau distraksi.
Maka ketika seseorang membaca sendirian jadi sinyal orang itu mampu menikmati
waktu tanpa keramaian, tidak takut dengan kesunyian, dan bisa berdialog dengan
pikirannya sendiri. Itulah titik penting yang disebut kedewasaan emosional,
karena tidak lagi bergantung pada orang lain untuk merasa nyaman.
Membaca adalah proses dialog batin. Ketika membaca, seseorang
sebenarnya tidak hanya menerima informasi, tetapi juga merenungkan makna, membandingkan
dengan pengalaman hidup, dan mempertanyakan ide yang dibaca. Sebuah proses dialog
batinyang alami. Melalui dialog dengan bacaan, seseorang mulai mengenal dirinya
sendiri, memahami nilai hidup, dab memperluas cara berpikir. Di situlah terjadi
proses pertumbuhan diri (inner growth). Inner growth itu proses penting dalam
pengembangan diri, karena melibatkan kesadaran, pemahaman, dan penerimaan diri
sendiri yang saat ini tidak dimiliki banyak orang. Membaca sendiri berarti mau introspeksi,
refleksi, dan menuju perubahan yang positif.
Ciri terpenting dari orang yang punya inner growth bagus
diantaranya nyaman dengan kesendirian, bersikap realistis tanpa perlu
membandingkan diri dengan orang lain. Bertumpu pada kesadaran yang lebih baik
tentang pikiran, emosi, dan kebutuhan dirinya sendiri sehingga mampu mengelola
emosi. Ujungnya mampu membuat Keputusan yang lebiih baik tanpa pengaruh dari
orang lain. Memang terkesan subjektif, akan tetapi inner growth memang penting
di zaman yang penuh hiduk-pikuk seperti sekarang.
Berani membaca sendiri menandakan kemandirian intelektual. Orang
yang gemar membaca sendiri biasanya memiliki kemandirian belajar. Tidak selalu
menunggu diajari orang lain, aktif mencari pengetahuan sendiri, dan memiliki
rasa ingin tahu yang tinggi. Hingga terus bertumbuh secara mental dan
intelektual.
Maka jangan takut dengan membaca buku sendiri. Jangan peduli pula
pada prasangka orang lain. Sebab berani membaca sendirian berarti kita nyaman
dengan diri sendiri, mau refleksi diri, dan memiliki kemandirian dalam belajar.
Sebagai proses menjadi pribadi yang lebih matang secara emosional, intelektual,
dan spiritual. Berani membaca sendiri, bukan di tengah keramaian berarti telah
menemukan kedamaian dan kepuasan dalam diri sendiri. Tidak lagi perlu validasi
dari orang lain untuk apapun. Sebab sudah selesai dengan dirinya sendiri. Salam
literasi!
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar