Ternyata masa pensiun tidak seindah yang dibayangkan banyak pekerja. Saat masih bekerja punya gaya hidup. Tapi saat pensiun, apa masih bisa bergaya hidup?
Calon pensiunan (alias pekerja) banyak yang khawatir tidak bisa
membiayai hidupnya sendiri di hari tua, saat masa pensiun tiba. Takut tidak
bisa menjaga standar hidup dan tidak mandiri secara finansial di hari tau.
Pekerja cemas atau khawatir akan uang pensiunnya cepat habis. Atau
tidak cukup untuk membiayai hidup di masa-masa tua, saat tidak punya gaji lagi.
Ada beberapa hal yang jadi penyebab kekhawatiran pekerja, uang pensiunnya cepat
habis sebelum waktunya:
1.
Uang pensiun diterima sekaligus (lumpsum)
dalam jumlah besar. Akhirnya dibelanjakan tanya kontrol seperti renovasi rumah
atau beli mobil. Akibatnya, uang pensiun menyusut cepat tanpa terasa dan
tabungan pensiun pun lenyap tidak terkontrol.
2.
Belum siap mengelola uang dari gaji ke
tabungan. Saat bekerja masih punya gaji rutin sehingga terasa aman. Tapi begitu
pensiun tidak ada pemasukan rutin sehingga tidak siap dan kehilangan kendali. Kesulitan
mengatur cashflow bulanan dari uang pensiunnya, menimbulkan kecemasan karena
otak manusia lebih tenang dengan pendapatan berkala.
3.
Bingung memprediksi usia harapan hidup.
Banyak pekerja mengira masa kehidupan setelah pensiun hanya "5-10
tahun", padahal bisa hidup selama 15-30 tahun setelah pensiun. Ketika
sadar uang pensiun harus menopang hidup lebih lama, muncullah ketakutan,
"Bagaimana kalau habis sebelum saya meninggal?"
4.
Takut biaya kesehatan membengkak. Di awal
pensiun, pekerja mulai menyadari biaya kesehatan meningkat seiring usia dan
risiko penyakit semakin tinggi dan sulit diprediksi. Kekhawatiran biaya medis
membuat pekerja cemas atau khawatir uang pensiun tidak cukup, apalagi jika dana
sudah terpakai di awal.
5.
Tidak punya rencana pengeluaran pensiun.
Akibatnya tidak punya anggaran pensiun bulanan dan tidak tahu berapa
"batas aman" menarik uang tiap bulan. Tanpa rencana, setiap
pengeluaran pasti menggerogoti uang pensiunnya sendiri.
6.
Takut menjadi beban keluarga. Banyak
pekerja takut kehabisan uang dan bergantung kepada anak atau keluarga.
Kecemasan ini lebih besar daripada kondisi keuangan yang sebenarnya.
Karena, masa pensiun tidak bisa dianggap sepele. Kerja puluhan tahun
belum tentu bisa tenang dan nyaman di masa pensiun. Mau tidak mau, setiap
pekerja harus mempersiapkan diri untuk pensiun. Karena cepat atau lambat masa
pensiun pasti datang. Tinggal soal waktu, sebentar lagi atau masih lama?
Banyak pekerja cemas bukan karena uangnya pasti habis cepat, tetapi
karena uang pensiun berubah dari "penghasilan rutin" menjadi
"stok yang terus berkurang".
Dan yang paling penting, sebab di saat bekerja tidak mau dan tidak
punya dana pensiun. Saat kerja, masih punya gaji dan gampang mengatur
kebutuhannya. Tapi begitu pensiun, bingung karena uang pensiunnya tidak cukup
untuk membiayai hidup. Yuk siapkan pensiun!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar