Selasa, 14 Agustus 2018

Unik, Lomba Agustusan “Serba Buku” ala TBM Lentera Pustaka


Selalu ada cara unik dan kreatif dalam merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Sebagai wujud rasa syukur dan nasionalisme, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka menggelar Lomba Agustusan “Serba Buku” seperti 1) Senam Literasi Grup pakai buku, 2) Makan Kerupuk sambil pegang buku, 3) Bawa Kelereng mengepit buku, dan 4) Masukan paku ke botol sambil baca buku. Acara lomba “serba buku” ini digelar pada Minggu, 19 Agustus 2018 pukul 07.00 s.d. 12.00 WIB setelah upacara bendera peringatan 73 Tahun Kemerdekaan RI. Uniknya lagi, seusai acara pun disediakan “jajanan kampung” yang biasa keliling kampung, seperti cilok atau bakso untuk 100-an anak-anak peserta lomba seklaigus anggota TBM Lentera Pustaka.


Kenapa Lomba Serba Buku?
Karena lomba ini diselenggarakan oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Maka buku menjadi identitas lomba sebagai bagian untuk meningkatkan tradisi baca dan budaya literasi anak-anak di Desa Sukaluyu. Sekali lagi unik, karena semua lomba harus berkaitan dengan buku sebagai simbol taman bacaan masyarakat.

“Melalui lomba Agustusan Serba Buku, diharapkan anak-anak makin cinta membaca buku. Di samping sebagai sarana edukasi agar anak-anak terbiasa berkompetisi dengan cara-cara yang sehat. Karena zaman now, makin banyak orang yang egois. Tanpa mau bersikap realistis” ujar Syarifudin Yunus, Kepala Program TBM Lentera Pustaka.

Satu hal yang pasti. TBM Lentera Pustaka ingin semangat juang anak-anak TBM tetap tumbuh dan bersemi. Agar mereka terbiasa melakukan yang terbaik sekarang. Apapun dan kapanpun. Semangat kemerdekaan 45 mengajarkan kepada semua orang. Bahwa penting berbuat yang terbaik hari ini, tidak perlu menyesali yang sudah berlalu dan mengkhawatirkan yang akan datang.
Lomba Agustusan “Serba Buku” pun menjadi momentum sederhana kepedulian beberapa korporasi, khususnya dalam CSR program dalam menyedaikan hadiah-hadiah untuk para juara. Beberapa korporasi yang membantu untuk memberi souvenir untuk hadiah , antara lain: Ausransi Jiwa Generali balon tepuk, ballpoint, tempat minum, kipas tangan, goodie bag), AIA Financial (tas selempang), Bank CIMB Niaga Syariah Bandung (mug), Perkumpulan DPLK (mug).
“Saya ucapkan terima kasih kepada korporasi yang telah peduli kepada TBM Lentera Pustaka. Lomba ini menjadi sinergi kepedulian antara TBM Lentera Pustaka dengan korporasi yang sangat baik dan patut menjadi contoh” tambah Syarifudin Yunus.



Patut diketahui, saat ini TBM Lentera Pustaka memiliki lebih dari 2.650 koleksi buku bacaan yang dimanfaatkan oleh lebih dari 60 anak pembaca aktif pada “jam baca” yang disediakan yaitu Rabu-Jumat-Minggu yang difasilitasi 2 orang petugas. Setiap bulan, TBM Lentera Pustaka selalu menghadirkan “tamu dari luar” untuk berbagi kisah motivasi dalam event bulanan, termasuk anugerah pembaca terbaik. Tiap hari Minggu, digelar “Laboratorium Baca” yang dipimpin langsung Kepala Program TBM Lentera Pustaka untuk mengajak anak-anak ‘membaca di alam sambil belajar memaknai bacaan”. Senam literasi, doa literasi dan peradaban menjadi ciri utama TBM Lentera Pustaka sebagai TBM satu-satunya di Kecamatan Tamansari Kab. Bogor.

Ke depan, TBM Lentera Pustaka tidak akan pernah berhenti berkreasi. Demi tegaknya tradisi baca dan budaya literasi anak-anak usia sekolah. Karena tanpa bacaan dan pengetahuan, dipastikan anak-anak akan terlindas zaman dan menjadi “penonton” pada setaip kompetisi kehidupan yang kian ketat dan dinamis.

Melalui aktivitas yang dilakukannya, TBM Lentera Pustaka hanya ingin mengajak anak-anak “hidup dan berada” di dunia yang seharusnya; dunia membaca dunia belajar. Sederhana saja, bila anak-anak punya keinginan membaca maka mereka harus memulainya, setelah itu mereka harus berani untuk menyelesaikan bacaannya, bukan hanya mengakhirinya. Dan semua itu ada di buku …. #TBMLenteraPustaka #BacaBukanMaen


Tidak ada komentar:

Posting Komentar