Bertajuk "Tingkatkan Percaya Diri, Raih Prestasi dengan Literasi”, SMA Islam Al Azhar 2 Pejaten menggelar Workshop Literasi Sekolah yang diikuti 43 siswa kelas X dan XI di di Jakarta (15/1/2026) di Jakarta. Menghadirkan narasumber Dr. Syarifudin Yunus, M.Pd. (Dosen PBSI Unindra dan Pendiri TBM Lentera Pustaka), kegiatan literasi ini dibuka oleh Utami Aditiyaningsih, S.Si (Kepala SMA Islam Al Azhar 2) dan didampingi para guru seperti Dedi Sobirin, M.Pd, Ahmad Maulana, M.Pd, Amalia Fatwani, S.Hum, dan Syarifah Syifa, M.Pd. Workshop literasi ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan menulis siswa, di samping nantinya ditargetkan dapat menerbitkan karya antologi artikel untuk publikasi sekolah.
"Kami sangat senang bisa menggelar workshop literasi, karena literasi
penting untuk keterampilan siswa SMA islam Al Azhar 2 baik dalam membaca maupun
menulis. Selain bisa membangun kebiasaan membaca, siswa diharapkan bisa membuat
artikel dan menularkannya kepada siswa lainnya. Saya berharap hasil dari
workshop ini bisa dipublikasikan dan siswa mulai berani menulis" ujar Utami
Aditiyaningsih, S.Si, Kepala SMA Islam Al Azhar 2 saat membuka acara workshop.
Dalam pemaparannya, Dr. Syarifudin Yunus, M.Pd selaku narasumber menegaskan
pentingnya siswa membaca buku. Karena dengan membaca, setiap orang punya cara
berpikir yang luas dan kritis, di samping dapat memperkaya bahasa dan
komunikasi. Membaca juga membuat siswa dapat memperkuat hubungan antarmanusia
dengan peradaban. Karena, membaca jadi perintah pertama dalam agama Islam. Siswa
pun diajak praktik membaca secara bersuara untuk memperkuat konsentrasi
terhadap bacaan dan menperjelas vokal.
Dosen Unindra yang sudah menulis 57 buku ini juga memberi tips
menulis artikel yang mudah. Para siswa dibekal sumber tulisan yang paling
sederhana, yaitu 1) pengetahuan, 2) pengalaman, dan 3) perasaan. Nantinya, bila
sudah menetapkan bahan tulisan dari pengetahuan, pengalaman atau perasaan, para
siswa dilatih untuk membuat tulisan dengan strategi ADIKASIMBA (Apa, Dimana,
Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana) yang secara konkret dikembangkan menjadi 5-6
paragraf atau menjadi 1 artikel yang siap dipublikasi.
Karena itu, siswa peserta workshop diberi contoh untuk menyusun kalimat
dalam penulisan artikel dengan menggunakan 1) kalimat-kalimat yang pendek, 2)
kata-kata yang mudah dipahami, 3) menulis seperti ngobrol, apa adanya, dan 4)
fokus pada penulisan bukan pemikiran. Dan hasilnya, 70% siswa berhasil membuat
artikel secara tuntas sekalipun belum sempurna. Tapi secara ide dan gagasan
sudah tertuang ke dalam 5-6 paragraf.
"Workshop literasi SMA Islam Al Azhar 2 ini sangat produktif.
Setelah praktik membaca, siswa diajak untuk menulis artikel. Dan hasilnya, 70%
siswa mampu menuangkan tulisannya menjadi satu artikel. Sungguh luar biasa,
para siswa sangat aktif dan punya tekad kuat untuk bisa menulis. Semoga dari woekshop
ini, bisa lahir satu buku karya bersama siswa atas bimbingan guru bahasa
Indonesia" ujar Syarifudin Yunus saat memberikan workshop.
Workshop literasi SMA Islam Al Azhar ini mengajak para siswa untuk
praktik menulis secara langsung. Dari kata sederhana yang kemudian dikembangkan
menjadi kalimat hingga jadi satu paragraf. Menulis dibuat lebih rileks dan menyenangkan
asal tuntas. Setelah berkoordinasi dengan guru dan atas arahan Kepala Sekolah,
setiap karya siswa akan dipublikasikan ke dalam buku antologi untuk lingkungan
internal SMA Islam Al Azhar. Sebagai bukti pengembangan kemampuan literasi
siswa dan sekolah. Spiritnya "scripta manent verba volant", bahwa
yang tertulis akan abadi dan yang terucap akan hilang. Salam literasi
#SMAIslamAlAzhar2 #WorkshopLiterasiSiswa #GerakanLiterasiSekolah


_cropped_processed_by_imagy.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar