Sudah jadi tradisi TBM Lentera Pustaka, setiap tahun ada "Hari Buka Celengan", seperti yang terjadi hari ini dalam kegiatan laboratorium literasi finansial (15/12/2025), setiap anak TBM membuka celengan kaleng SIMPEL masing-masing dan menghitung besaran jumlah uang yang ditabung selama setahun 2025. Meanriknya, anak TBM dengan tabungan paling banyak mendapat "bonus" dari Pendiri TBM Lentera Pustaka sebesar Rp. 500.000.
Secara umum, total jumlah tabungan anak-anak TBM Lentera Pustaka
tahun 2025 ini meningkat 34% dibandingkan tahun 2024 lalu. Adapun rincinan Hari
Buka Celengan tahun 2025 di TBM lenetra Pustaka adalah sebagai berikut:
1.
Total uang
celengan kaleng SIMPEL anak-anak TBM Lentera Pustaka mencapai Rp. 14.143.500
atau meningkat 34% dari tahun sebelumnya.
2.
Tabungan
terbanyak atas nama Faisal mencapai Rp. 2.157.000 (berhak mendapat hadiah dari
Pendiri TBM Lentera Pustaka sebesar Rp. 500.000), diikuti terbanyak ke-2 Aditia
Rp. 430.000, dan ke-3 Aira Rp. 372.000
3.
Tabungan paling
sedikit Rp. Rp. 9.000
4.
Jumlah anak yang
menabung di celengan kaleng mencapai 98 anak dari 120 yang aktif menabung atau
sekitar 81% dari total anak yang aktif menabung.
5.
Ada 15 anak yang
celengannya dibuka lebih dulu karena kebutuhan mendesak.
Sebagai bagian literasi finansial, “Hari Buka Celengan” sudah
menjadi tradisi tahunan TBM Lentera
Pustaka. Selain membaca buku rtuin 3 kali seminggu, setiap anak TBM memiliki
celengan kaleng dan mengisinya saat jam baca. Upaya ini dilakukan sebagai
praktik baik menabung sejak dini. Maka wajar, TBM Lentera Pustaka seringkali
dijadikan “sentra” kegiatan edukasi literasi keuangan beberapa institusi
keuangan, khususnya pada saat Bulan Inklusi Keuangan seperti yang dilakukan
Bank Sinarmas dan Chubb Life Insurance, termasuk bank, asuransi jiwa, dana pensiun lainnya.
Melalui celengan kaleng SIMPEL, anak-anak TBM Lentera Pustaka
diajarkan dan dilatih untuk menabung, dari awal tahun hingga akhir tahun 2025. Untuk
menyisihkan sebagian uang jajan untuk ditabung. Tujuannya, untuk menananmkan pengetahuan
dan perilaku konkret menabung. Untuk diketahui, sepanjang tahun 2025, anak-anak
yang terbiasa menabung di celengan kaleng juga didaftarkan membuka rekening
SIMPEL (SIMpenan PELajar) dari Bank Sinarmas sebagai mitra CSR korporasi TBM
Lentera Pustaka. Saat ini anak TBM Lentera Pustaka yang sudah memiliki rekening
SIMPEL mencapai 41 anak dan tahun 2026 nanti akan terus disosialisasiakn.
Patut diketahui, sejak berdiri tahun 5 November 2017, TBM Lentera
Pustaka awalnya hanya menjalankan 1 program literasi yaitu TABA (TAman BAcaan).
Tapi kini telah mengelola 15 program literasi, seperti: TABA, GEBERBURA
(GErakan BERantas BUta aksaRA), KEPRA (Kelas PRAsekolah), YABI (YAtim BInaan),
JOMBI (JOMpo BInaan), TBM Ramah Difabel, KOPERASI LENTERA, DonBuk (Donasi
Buku), RABU (RAjin menaBUng), LITDIG (LITerasi DIGital), LITFIN (LITerasi
FINansial), LIDAB (LIterasi ADAb), Rooftop Baca, MOBAKE (MOtor BAca KEliling),
dan melek Al Quran. Didukung 5 wali baca dan 13 relawan, TBM Lentera Pustaka
kini melayani 223 anak pembaca aktif usia sekolah dan tidak kurang dari 366
orang pengguna layanan setiap minggunya yang berasal dari 4 desa (Sukaluyu,
Tamansari, Sukajaya, Sukajadi). Beroperasi 6 hari dalam seminggu, kecuali
Senin. Dan literasi finansial menjadi program yang selalu dilakukan untuk
anak-anak dan warga di taman bacaan ini.
Terbukti, TBM Lentera Pustaka bukan hanya tempat membaca semata. Tapi
mengajarkan anak-anak untuk menabung di celengan kaleng. Sebagai bagian dari
literaai finansial yang konkret. Maka teruslah menabung, jangan boros dan jajanlah
secukupnya. Sebab, siapa yang menabung maka dia berhak menikmatinya hasilnya. Dan
jangan pernah menghitung uang di kantong orang lain bila kita tidak pernah
menabung. Salam literasi #CelenganKaleng #BacaBukanMaen #TBMLenteraPustaka



Tidak ada komentar:
Posting Komentar