Senin, 29 April 2019

Lab Baca Di Sungai Taman Bacaan Lentera Pustaka


Tidak mudah, upaya membangun tradisi baca di kalangan anak-anak. Maka diperlukan cara beda untuk mengelola taman bacaan. Karena seperti kata banyak orang, membaca seringkali dianggap membosankan.


Berangkat dari asumsi itulah, Syarifudin Yunus, Pendiri dan Kepala Program TBM Lentera Pustaka di Kaki Gn. Salak Bogor mengembangkan tata kelola taman bacaan masyarakat (TBM) berkonsep Edutainment, sebuah cara beda mengelola taman bacaan yang memadukan prinsip edukasi dan entertainment. 


Salah satu upaya yang dijalani adalah "Laboratorium Baca" tiap hari Minggu. Sebuah aktivitas membaca di alam (sungai, kebun, jalan, dsb) sambil diajarkan "cara memahami isi bacaan" melalui teknik metaforma yang langsung dipimpin Syarifudin Yunus yang sekaligus sehari-hari bekerja sebagai Dosen Universitas Indraprasta PGRI Jakarta.

Melalui Lab Baca, anak-anak diharapkan lebih tertarik dan rajin untuk membaca. Karena membaca adalah jendela ilmu pengetahuan. Tanpa baca kita merana ....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar